Wisata Sawahlunto Dikelola Pihak Ketiga, Deri Asta: Agar Pengelolaan Lebih Profesional

Al Imran | Sabtu, 10-07-2021 | 22:00 WIB | 195 klik | Kota Sawahlunto
<p>Wisata Sawahlunto Dikelola Pihak Ketiga, Deri Asta: Agar Pengelolaan Lebih Profesional<p>

Wako Sawahlunto, Deri Asta bicarakan potensi wisata kota yang dipimpinnya, saat bersilaturahmi dengan Jaringan Pemred Sumbar (JPS), Sabtu (10/7/2021) di pendopo rumah dinas wali kota Sawahlunto. (istimewa)

SAWAHLUNTO (10/7/2021) -- Wali Kota Sawahlunto, Deri Asta menyampaikan, sebagai sebuah kota tujuan wisata di Sumbar, memerlukan branding untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Salah satu branding yang dibutuhkan saat ini, tentang persiapan Sawahlunto menjadi Kota Wisata yang Amam Covid19.

"Sebagai kota wisata yang bermotto 'Kota Wisata Tambang Berbudaya,' Sawahlunto telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Dunia, untuk Tambang Batubara Ombilin," ungkap Deri Asta saat bersilaturahmi dengan Jaringan Pemred Sumbar (JPS), Sabtu (10/7/2021) di pendopo rumah dinas wali kota Sawahlunto.

Dikatakan Deri, banyak faktor yang menjadikan Sawahlunto sebagai Kota Warisan Budaya Dunia. Salah satunya, tambang batubara yang berkelas dunia. Belum lagi situs budaya, dimana Kota Tua Sawahlunto juga jadi heritage serta adanya kereta api serta peninggalan budaya dalam bentuk gedung-gedung gudang ransum semasa penjajahan.


"Inilah yang melengkapi label Kota Warisan Budaya, karena di Sawahlunto tak hanya peninggalan budaya berupa gedung dan tambang, tapi juga wisata alam yang sudah dikemas dengan baik," ungkap Deri dalam diskusi yang dipandu Wiza Andrita, Kabag Humas Setdako Sawahlunto,

Referensi sebagai Kota Warisan Budaya Dunia, lanjut Deri, tak hanya karena tambang saja, tapi juga sektor wisatanya.

"Karena itu kita di Pemerintah Kota Sawahlunto selalu berbenah, menjaga kelestarian situs budaya dan objek wisata agar wisatawan nyaman berkunjung ke Sawahlunto," kata Deri.

Deri Asta menyadari, untuk mem-branding sebagai Kota wisata, butuh waktu yang panjang. Di sisi lain, kenyamanan wisatawan yang berkunjung, juga harus menjadi perhatian khusus sehingga wisatawan bisa betah berlama-lama di kota ini.

"Inilah yang tengah dan selalu kita siapkan. Bahkan, kita juga akan menjadikan Kota Sawahlunto sebagai Wisata Aman Covid19. Ini yang sedang kita genjot," terang Deri Asta.

Karena itu, untuk menjaga profesionalitas dalam pengelolaan objek wisata, maka Pemko Sawahlunto menjalin kerjasama dengan pihak ketiga.

"Kerjasama dengan pihak ketiga ini kita lakukan, agar pengelolaan kepariwisataan di Sawahlunto bisa lebih profesional," pungkas Deri. (rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar