1500 Bibit Bambu Ditanam untuk Atasi Dampak Luapan Batang Pasaman

Al Imran | Kamis, 30-09-2021 | 22:03 WIB | 241 klik | Kab. Pasaman Barat
<p>1500 Bibit Bambu Ditanam untuk Atasi Dampak Luapan Batang Pasaman<p>

Wakil Bupati Pasbar, Risnawanto melakukan penamanan bibit Bambu di Batang Pasaman, Kamis. Penanaman ini merupakan kolaborasi Universitas Andalas dengan Universitas Syiah Kuala dalam rangka membangun nagari tanggap bencana. (robbi irwan)

PASAMAN BARAT (30/9/2021) - Universitas Andalas berkolaborasi dengan Universitas Syiah Kuala melakukan Gerakan Penanaman 1.500 bibit bambu di Batang Pasaman, Kamis. Penanaman pohon pelindung ini dalam rangka membangun nagari tanggap bencana.

Dikesempatan itu, Wakil Bupati Pasbar, Risnawanto menyampaikan ucapan terima kasih serta apresiasi pada Universitas Andalas dan TDMRC Universitas Syiah Kuala, yang telah bekerjasama selama 2 tahun terakhir dengan Masyarakat Nagari Aia Gadang.

"Kegiatan ini sangat besar manfaatnya bagi masyarakat, mulai tanggap bencana sampai dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat berupa paket bantuan mesin jahit, pelatihan menjahit dan pelatihan digital marketing," ungkap Risnawanto saat membuka kegiatan ini di Jorong Durian Hutan, Nagari Aia Gadang, Kecamatan Pasaman.


Menurut dia, dengan adanya gerakan penanaman bibit bambu di sepanjang pinggiran Batang Saman, diyakini dapat mengurangi dampak banjir sekaligus antisipasi adanya bencana alam di Nagari Aia Gadang yang dapat merugikan masyarakat.

"Beberapa waktu lalu bersama gubernur Sumatera Barat, kita sudah meninjau lokasi ini. Melihat kondisi Batang Pasaman ini, perlu segera mendapatkan penanganan karena setiap tahunnya terjadi banjir." terangnya.

"Untuk itu perlu kita tanggulangi bersama baik dari Kementrian, provinsi maupun pihak lain sehingga tidak terjadi bencana yang lebih besar," kata Risnawanto.

Kegiatan ini merupakan pengabdian pada masyarakat yang didanai Kemendikbud Ristek melalui Program Pemberdayaan Masyarakat Unggulan Perguruan Tinggi (PPMUPT), guna menjadikan Aia Gadang sebagai nagari tangguh terhadap bencana banjir.

Tim pengabdian terdiri dari Dr Mahdi dan Lora Triana dari Universitas Andalas serta Dr Agus Nugroho dari TDMRC Universitas Syiah Kuala.

Pencegahan dan Peningkatan Ekonomi

Sementara itu, Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Unand, Defriman Djafril menyampaikan apresiasi pada Pemkab Pasbar, yang telah memberikan kesempatan pada institusi untuk melakukan kegiatan di Pasbar, terkait peningkatan kapasitas respons masyarakat terhadap bencana banjir.

"Kita berharap kedepannya kerjasama ini terus berlanjut, tidak hanya tanggap bencana di Nagari Aia Gadang, namun juga di daerah lain di Pasbar. Gerakan ini jadi pembuka untuk kerjasama yang berkelanjutan kedepan. Tidak hanya pencegahan bencana, namun juga peningkatan ekonomi masyarakat Pasbar," ungkapnya.

Selanjutnya, Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Dr Mahdi menjelaskan, kegiatan ini dilatarbelakangi kondisi Nagari Aia Gadang sering terkena banjir akibat meluapnya Batang Pasaman.

Tujuan kegiatan ini adalah menjadikan Nagari Aia Gadang, sebagai nagari tangguh bencana dengan mengurangi dampak banjir dengan penanaman bibit bambu di sepanjang pinggiran Batang Pasaman, serta meningkatkan ekonomi masyarakat, karena bambu juga memiliki nilai ekonomis yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

"Terimakasih kepada Bapak Wakil Bupati, Perwakilan Rektor Universitas Andalas, Ketua LPPM Universitas Andalas, perangkat nagari, serta seluruh undangan dan pihak yang terlibat dalam gerakan ini," terangnya.

Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan sebelumnya yaitu Workshop Nagari Tangguh Bencana Banjir, yang digelar di aula kator Wali Nagari Aia Gadang. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari BNPB, BPBD Pasbar, BMKG Minangkabau dan TDMRC USK dan dilanjutkan di hari berikutnya, mengenai Pembinaan BUMNag oleh PSLH Unand.

Mewakili warga setempat, Bustami, menyampaikan ucapan terima kasih atas kegiatan yang diselenggarakan oleh tim pengabdian Unand dan Universitas Syiah Kuala. "Terima kasih pada semua pihak penyelenggara, kegiatan ini sangat membantu kami dalam mencegah bencana banjir," ujarnya.

Hadir dalam acara tersebut, Plt Kepala DPMN, Randy Hendrawan, Kadis Kesehatan, Joni Hardi, Camat Pasaman, Misnan, Plt Kepala BPBD, Gustrizal serta stakeholder terkait lainnya. (pl1)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar