PHJ Sumatera Barat ke-76, Pasbar Layak jadi Lokus dan Fokus Pembangunan Provinsi

Al Imran | Jumat, 01-10-2021 | 21:13 WIB | 94 klik | Kab. Pasaman Barat
<p>PHJ Sumatera Barat ke-76, Pasbar Layak jadi Lokus dan Fokus Pembangunan Provinsi<p>

Wakil Bupati Pasaman Barat, Risnawanto didampingi Letkol (Kav) Hary Bakty (Dandim 0305 Pasaman) dan Dr Adrianto (Staf Ahli Bupati Bidang Agama) mengikuti secara virtual rapat paripurna PHJ Provinsi Sumatera Barat ke-76, Jumat. (robbi irwan)

PASAMAN BARAT (1/10/2021) - Wakil Bupati Pasaman Barat, Risnawanto mengikuti sidang paripurna istimewa Peringatan Hari Jadi (PHJ) ke-76 Provinsi Sumatera Barat, Jumat. Risnawanto mengikuti kegiatan ini secara virtual dari kantor bupati Pasaman Barat.

"Kita berharap, Provinsi Sumbar memberikan perhatian yang lebih pada sektor-sektor yang berhubungan langsung dengan kesejahteraan masyarakat. Karena, Pasbar bisa jadi lokus dan fokus pembangunan bagi pemerintah provinsi," ungkap Risnawanto melalui Staf Bupati Ahli Bidang Agama Dr Adrianto.

Menurut Adrianto, Pasaman Barat cocok untuk pengembangan pertanian terutama peternakan. Seperti tambak udang, lobster dan lainnya.


"Semoga Pemerintah Provinsi kedepan dapat memberikan perhatian yang lebih pada sektor-sektor yang berhubungan langsung dengan kesejahteraan masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, pertanian dan sektor lainnya," harap Adrianto.

Rapat paripurna ini digelar di ruang sidang utama DPRD Sumatera Barat, dengan tema 'Dengan Semangat Hari Jadi Sumatera Barat ke-76, Kita Wujudkan Sumatera Barat Madani melalui Peningkatan Ekonomi Masyarakat dalam Menghadapi Pandemi Covid19.'

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Sumatera Barat Supardi dihadiri Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, Wakil Gubernur, Audy Joinaldy, Forkopimda Sumatera Barat, Sekretaris Daerah dan Kepala OPD Sumbar, tokoh masyarakat, cadiak pandai, alim ulama, ninik mamak dan juga diikuti bupati/wali kota se-Sumatera Barat secara virtual.

Mengawali rapat paripurna, Supardi menegaskan, penetapan tanggal 1 Oktober 1945 sebagai HJP Sumatera Barat dilakukan setelah melalui proses panjang kajian dan pembahasan.

"Semua ini tidak terlepas dari perjalanan sejarah Sumatera Barat sebagai satu kesatuan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sehingga diambil sebagai momen penting yang jadi dasar hari jadi yang disepakati dan diterima semua pihak," jelas Supardi.

Peringatan ini, lanjut Supardi, bukan sekadar untuk euforia sejarah. Namun, jadi titik evaluasi dalam penilaian pembangunan untuk membawa Sumbar lebih maju lagi. Kondisi saat ini, katanya, masih banyak yang harus dibenahi.

Sumbar masih ketinggalan dalam banyak hal. Cita-cita mewujudkan Sumbar yang madani maju dan sejahtera berbasis sumber daya manusia yang agamais belum sepenuhnya dapat diwujudkan.

"Sebagai refleksi, 76 tahun usia Sumatera Barat adalah waktu yang panjang untuk membangun daerah namun cita-cita itu belum sepenuhnya dapat diwujudkan," papar Supardi.

Kebanggaan Daerah

Dikesempatan itu, Mahyeldi mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD Sumbar, atas terselenggaranya rapat paripurna PHJ ke-76 tersebut.

"Semoga dengan adanya acara ini, mampu memberikan semangat pada seluruh Aparatur Daerah Sumbar dan kabupaten/kota lainnya, untuk dapat berkembang dan menjadi pribadi yang mandiri ke depannya," ungkap Mahyeldi.

Dalam usia 76 tahun Provinsi Sumbar, lanjutnya, sudah banyak keberhasilan yang telah dicapai, terutama dalam hal penanganan kasus Covid-19.

Selain itu, momentum untuk menjalankan tugas-tugas yang masih tersisa agar bisa diselesaikan dengan semaksimal mungkin, juga menjadi memomentum evaluasi daerah untuk mengejar ketertinggalan dan mempersiapkan diri menghadapi persaingan pada masa depan.

"Kepada para penggagas pembentuk wilayah Sumbar, diminta mampu menyelenggarakan pemerintahan dengan baik dan benar serta dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat disemua sektor," terangnya.

"Penetapan hari jadi Sumbar bertujuan untuk menumbuhkembangkan rasa kesatuan dan persatuan kebanggaan daerah, mendorong untuk memiliki rasa kepemilikan serta rasa cinta daerah dan usaha," ucapnya.

Dalam rapat paripurna ini, Risnawanto tampak didampingi Dandim 0305 Pasaman, Letkol (Kav) Hary Bakty dan Staf Ahli Bupati Bidang Agama, Dr Adrianto. (pl1)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar