8 Tokoh Sumatera Barat Raih Anugerah Kebudayaan, Ini Daftarnya

Al Imran | Jumat, 01-10-2021 | 21:54 WIB | 53 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>8 Tokoh Sumatera Barat Raih Anugerah Kebudayaan, Ini Daftarnya<p>

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi bersama Supardi (ketua DPRD Sumbar), foto bersama dengan 8 tokoh yang meraih Anugerah Kebudayaan 2021, usai rapat paripurna istimewa PHJ Sumatera Barat 2021, Jumat. (humas)

PADANG (1/10/2021) - Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi mengharapkan, Peringatan Hari Jadi (PHJ) ke-76 Sumatera Barat, jadi momentum untuk menyatukan langkah, bersinergi dan berkolaborasi untuk menghadapi semua permasalahan.

"Dengan momentum ini, semoga semangat kebersamaan itu bisa terealisasi untuk kebaikan Sumatera Barat," harap Mahyeldi dalam rapat paripurna istimewa DPRD Sumatera Barat, Jumat.

Rapat paripurna istimewa ini dipimpin Ketua DPRD Sumatera Barat. Supardi. Selain dihadiri Mahyeldi, juga hadir Wakil Gubernur, Audy Joinaldy, Forkopimda Sumatera Barat, Sekretaris Daerah dan Kepala OPD Sumbar, tokoh masyarakat, cadiak pandai, alim ulama, ninik mamak dan juga diikuti bupati/wali kota se-Sumatera Barat secara virtual.


Ditegaskan Mahyeldi, PHJ Sumbar itu sengaja diundang sejumlah tokoh nasional dan budayawan, untuk memberikan sumbang saran yang akan dijadikan pertimbangan dalam pembangunan daerah ke depan.

Selain itu, Mahyeldi juga memberikan anugerah kebudayaan pada delapan orang tokoh Sumatera Barat. Penghargaan ini, terangnya, bisa diberikan pada tokoh yang telah meninggal dunia. Tapi, tidak bisa lagi diberikan pada tokoh yang telah pernah mendapatkan anugerah kebudayaan di tahun sebelumnya.

"Anugerah ini akan diberikan setiap tahun sebagai bentuk penghargaan dari pemerintah daerah kepada pihak-pihak yang berkontribusi pada peradaban," ujarnya.

"Sebagai daerah yang berfalsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah adat dan budaya merupakan salah satu tiang yang harus terus dilestarikan," tambahnya. (kyo)

Delapan orang yang mendapatkan Anugerah Kebudayaan 2021 yakni:

Kategori Maestro:

  • Yus Dt Parpatiah
  • Rusli Marzuki Saria

Kategori Pelestari:

  • Mestika Zed
  • Umar Malin Parmato

Kategori Pencipta/Pelopor/Pembaharu:

  • Edy Utama
  • Elly Kasim
  • Pramono

Kategori Komunitas:

  • Sanggar Bundo Kanduang.

Tradisi Tahunan

Dalam pernyataan tertulis Kepala Dinas Kebudayaan Sumatera Barat, Gemala Ranti menyebutkan, Anugerah Kebudayaan 2021 ini diserahkan pada individu, kelompok, dan/atau lembaga yang melestarikan dan memajukan kebudayaan daerah. Ini meliputi bidang adat dan tradisi, kesusasteraan, cagar budaya, kesenian, permuseuman, perfilman, sejarah, kuliner dan lainnya.

Kategori Pencipta, Pelopor dan Pembaru diberikan kepada seseorang yang menciptakan karya seni di bidang: seni rupa, seni tari, seni musik/karawitan, seni teater/perdalangan, seni sastra, seni film/multimedia, seni arsitektur, dan mode busana (fesyen).

Kategori Pelestari diberikan kepada tokoh atau beberapa orang yang memiliki integritas (personalitas dan kreativitas) untuk menggali, mengkaji, menjaga,mendokumentasikan, mengembangkan, dan melindungi karya budaya.

Kategori Komunitas diberikan pada komunitas yang memiliki visi dan misi (cita-cita) untuk memajukan kebudayaan di daerahnya (Sumatera Barat) dan/atau antar daerah, berbasis komunitas yang berorientasi pada upaya merekatkan dan memadukan kebudayaan bangsa yang heterogen, dan nilai-nilai komunitasnya mencerminkan semangat revolusi mental, yaitu integritas, etos kerja, dan gotong royong.

Kategori Maestro Seni diberikan kepada individu yang secara tekun dan gigih mengabdikan diri pada jenis seni tradisi (Sumatera Barat) dan nontradisi.

Pada PHJ 2020 lalu, Anugerah Kebudayaan Sumatera Barat ini diterima oleh 14 orang tokoh Sumatera Barat.

Untuk Kategori pencipta/pelopor/pembaru diterima Alm Syahrul Tahrun Yusuf, Alm Gusmiati Suid, Alm Pirin Asmara, Alm Chairul Harun, Jamaluddin Umar, Alm Ibenzani Usman dan Alm Sjafrial Arifin

Kategori pelestari, dianugerahkan pada Musra Dahrizal, Puti Reno Raudhatul Thaib, Mas'oed Abidin dan Fadlan Maalip

Sedangkan kategori komunitas, diteirma Nan Jombang Dance Company dan Paguyuban Tionghoa Padang.

Untuk kategori maestro seni, dianugerahkan pada Sofyani Yusaf. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar