Dies Natalis ke-66 FMIPA

Rektor Unand Harapkan Prodi Akreditasi A Segera Beralih jadi Prodi Unggul

Al Imran | Senin, 04-10-2021 | 16:03 WIB | 123 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Rektor Unand Harapkan Prodi Akreditasi A Segera Beralih jadi Prodi Unggul<p>

Rektor Universitas Andalas, Prof Yuliandri saat menghadiri rapat senat terbuka dalam rangka Dies Natalis ke-66 FMIPA Unand yang digelar secara hybrid, Sabtu (2/10/2021).

PADANG (4/10/2021) - Rektor Universitas Andalas, Prof Yuliandri mengungkapkan empat alasan utama yang jadi latarbelakang pemerintah menetapkan Unand sebagai Perguran Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) melalui Peraturan Pemerintah (PP) No 95 Tahun 2021.

Keempat alasan utama itu yakni telah melakukan penyelengaraan Tri Dhama Perguruan Tinggi secara bermutu, pengelolaan dengan prinsip tata kelola yang baik, memenuhi standar minimum kelayakan finansial dan menjalankan tanggung jawab sosial.

"Berbagai pencapaian Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), telah secara langsung berkontribusi dalam memenuhi standard dan indikator kinerja utama universitas," ungkap Prof Yuliandri saat memberikan sambutan pada Dies Natalis ke-66 FMIPA Unand yang digelar secara hybrid, Sabtu (2/10/2021).


Menurut Prof Yuliandri, berbagai upaya kemajuan dan pengembangan dalam pengelolaan Tri Dharma Perguruan Tinggi maupun pelayanan kemahasiswaan, merupakan hal prioritas yang mesti terus dilakukan. Termasuk dengan program digitalisasi yang mestinya telah dimuali sejak penerimaan mahasiswa baru.

"Pemutakhiran kurikulum, inovasi riset dan teknologi serta peningkatan kerjasama nasional maupun internasional juga penting dilakukan. Dengan begitu, semua program studi (Prodi) yang telah terakreditasi A, dapat beralih jadi Prodi Unggul di lingkungan Universitas Andalas," tukas Prof Yuliandri.

Dies Natalis ke-66 FMIPA Unand ini bertemakan 'FMIPA Unand Unggul Dalam Sains Dan Inovasi.' Puncak Dies Natalis ini adalah Rapat Senat Terbuka FMIPA Unand yang dilakukan secara online dan offline berpusat di Gedung Convention Hall, Kampus Universitas Andalas Limau Manis, Padang.

Kegiatan offline, membatasi kehadiran sesuai protokol kesehatan saat Pandemi Covid19. Walaupun demikian, para undangan maupun keluarga besar civitas akademika FMIPA yang hadir melalui aplikasi zoom, melengkapi kehangatan acara Dies Natalis kali ini.

Hadir juga melalui zoom, Sekjen MIPA Net, Prof Dr Hadi Suwono, Prof Masaji Watanabe dari Okayama University dan Prof Dr Hye Jin Lee dari Kyungpook National University, Korea.

Rapat Senat ini dibuka Ketua Senat FMIPA Unand, Prof Syafrizal Sy. Acara berlangsung lancar dari pagi hingga siang hari, menghadirkan orasi Ilmiah dari Guru Besar Jurusan Fisika FMIPA Unand, Prof Dr Dahyunir Dahlan, dengan judul orasi: "Lapisan Tipis Sebuah Inovasi Pengembangan Sains dan Teknologi."

Kurikulum OBE

Sementara, Dekan FMIPA Unand, Prof Syukri Arief menyatakan, meskipun proses Tri Dharma Perguruan Tinggi telah menyesuaikan dengan kondisi new normal yang didominasi aktifitas Daring, namun upaya strategis terus dilakukan untuk menjamin pelaksanaan keberlanjutan Tri Dharma perguruan tinggi di FMIPA.

Upaya strategis tersebut antara lain, optimalisasi transformasi digital melalui e-learn dan MYMIPA, penguatan internasionalisasi mutu pendidikan melalui pengakuan akreditasi internasional. Juga adanya kelas berbahasa internasional, pengembangan kerjasama dan peningkatan peran alumni.

Sejak awal 2020, Kementrian Pendidikan meluncurkan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), berupa adanya kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar di luar Program Studi, agar kelak pada gilirannya menghasilkan lulusan yang lebih siap menghadapi tantangan abad ke-21 yang semakin komplek.

"Beberapa Prodi FMIPA juga telah melalukan perubahan kurikulum berbasis OBE (Outcome Base Education) dan telah mendapatkan persetujuan senat untuk dapat diterapkan pada 2021 ini. Berbagai upaya pengelolaan untuk peningkatan pencapaian prestasi dosen, tenaga pendidik dan mahasiswa sejak Agustus 2020, juga dijabarkan secara lengkap," ungkapnya.

Terkait penguatan Alumni, pada Rapat Senat Terbuka ini juga telah dilakukan proses pelantikan Ikatan Alumni FMIPA oleh DPP IKA Unand. Pelantikan dilakukan Wakil Ketua Umum IV DPP IKA Unand, Firdaus HB.

Dalam sambutannya, Firdaus yang mewalili Ketua Umum IKA Unand, Rustian karena tengah bertugas dalam PON di Papua, mengungkapkan rasa haru dan apresiasi atas dapat terlaksananya pelantikan Pengurus IKA FMIPA dalam acara Puncak Dies Natalis FMIPA ke-66.

Sementara, Ketua Umum DPP FMIPA Unand, Rinaldi dalam sambutannya mengungkapkan tekad, komitmen alumni memberikan kontribusi lebih baik dan nyata pada almamater.

Menurut Prof Yuliandri, peran alumni ke depan sangatlah strategis, akan terintergrasi dengan semua unsur yang ada di Unand. "Alumni dengan Unand sebagai PTNBH, akan jadi bagian Majelis Wali Amanat (MWA) dan mempunyai peran dalam pengambilan kebijakan terutama terkait non akademik," ungkap Prof Yuliandri.

Pemberian penghargaan pada dosen dan tenaga kependidikan yang telah purnabakti, dosen berprestasi, pengelola jurnal berprestasi, tenaga kependidikan berprestasi dan mahasiswa berprestasi juga jadi bagian penting rapat senat terbuka, sebagai apresiasi terhadap berbagai prestasi yang telah dicapai civitas akademika FMIPA Unand.

Pemenang lomba Twibbon dalam rangka dies natalis FMIPA ke-66, jatuh kepada Fito Martadinova, mahasiwa Jurusan Kimia Angkatan 2020.

Tari kreasi "Bakabuang" persembahan Mahasiswa Biologi, yang memberi pesan moral perlunya memperhatikan protokol kesehatan selama Pandemi menjadi penguat diakhir acara. (rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar