Rektor Ingatkan Peran Alumni di Pengukuhan DPP IKA Unand 2021-2025

Al Imran | Sabtu, 09-10-2021 | 18:49 WIB | 88 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Rektor Ingatkan Peran Alumni di Pengukuhan DPP IKA Unand 2021-2025<p>

Rektor Unand, Prof Yuliandri melantik Rustian (batik merah) jadi Ketua DPP IKA Unand periode 2021-2025 di Unand Convention Hall, Sabtu.

PADANG (9/10/2021) - Perubahan terjadi sangat cepat dan eksponensial pada abad 21 ini, telah memperlihatkan terjadinya pergerakan kekuatan ekonomi dari Barat ke Timur.

"Hal ini jadi tantangan bagi IKA Unand untuk menjadi organisasi tidak hanya sekadar paguyuban, tetapi harus bergeser menjadi rumah besar dan sehat bagi seluruh alumni Unand," tegas Rektor Unand, Prof Yuliandri saat memberikan sambutan pada pelantikan DPP IKA Unand periode 2021-2025 di Unand Convention Hall, Sabtu.

Selain bicara tentang tantangan alumni kedepan, Prof Yuliandri juga menegaskan keberadaan alumni di struktur majelis wali amanat (MWA). Menurut dia, keanggotaan MWA diatur secara spesifik dalam Pasal 27 Peraturan Pemerintah (PP) No 95 Tahun 2021 tentang PTN-BH Unand.


"Seorang MWA, salah satunya harus mempunyai komitmen untuk menjaga dan membangun Unand serta meningkatkan hubungan sinergis antara Unand dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah dan masyarakat," ungkap Prof Yuliandri.

Selain itu, Prof Yuliandri mengharapkan alumni untuk ikut berperan, memfasilitasi dan memberikan langkah terbaik untuk menyukseskan program Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka (MBKM).

Dimana, mahasiswa diberikan hak untuk dapat belajar di luar program studi antara lain magang dan kerja lain di bidang kemanusiaan serta program pembangunan lain.

DPP IKA Unand, terangnya, juga diharapkan untuk berkolaborasi dalam pendataan alumni. Dimana, Unand dan PTN lainnya diberikan target pencapaian indikator kinerja utama (IKU).

Salah satu di antaranya adalah, melacak keberadaan alumni (tracer study) untuk mengetahui masa tunggu dari alumni baik untuk bekerja maupun membuka lapangan kerja termasuk juga besarnya gaji atau pendapatan yang diperoleh alumni setelah tamat dari Unand.

"Selain itu, kewajiban untuk menjalankan amanah sebagai DPP IKA Unand yang dilantik hari ini, haruslah diiringi dengan niat akan merawat kualitas kekerabatan dan persaudaraan seluruh alumni Unand," tukas Prof Yuliandri.

Sebagai rektor, Prof Yuliandri mengajak DPP IKA Unand beserta seluruh keluarga besar alumni, untuk bersatu dan bergandengan tangan untuk menghindari pengelompokan ataupun pengkotak-kotakan alumni serta jadi perekat utama bagi seluruh alumni Unand.

"Semua alumni harus berkolaborasi untuk memberikan manfaat dan nilai-nilai positif bagi kemajuan alumni, Unand dan NKRI," tegasnya.

Masukan dan Kritikan

Sementara, Ketua Umum DPP IKA Unand, Rustian mengatakan, dimana para alumni akan selalu siap mendukung almamater-nya, dalam meningkatkan kualitas dan kehormatan dimanapun berada.

"Kami para alumni yang tergabung dalam IKA Unand, dan dari semua fakultas sampai jurusan, siap mendukung program Universitas Andalas, baik dalam peningkatan kualitas maupun dalam menjaga kehormatan kampus," tegas Rustian.

Ia juga meminta, setiap saat diberi masukan dan diingatkan dalam setiap gerak langkah sebagai ketua, maupun rekan-rekan lainnya sebagai alumni.

"Kami mohon, selalu diingatkan dalam setiap langkah dan gerak sehingga kami tetap ingat dan berbuat untuk almamater tercinta ini," tambah Rustian.

Sebelum dikukuhkan, dalam menyusun kepengurusan sangat alot, karena banyaknya alumni yang harus dipertimbangkan, dengan berbagai posisi terbatas sehingga harus menimbang berbagai hal.

Ketua Panitia Pengukuhan IKA Unand, Firdaus HB mengucapkan terimakasih pada semua pihak yang telah membantu baik moril maupun materil, untuk terlaksananya pelantikan ini.

"Terimakasih pada semua pihak yang sudah membantu terlaksananya acara ini, karena tanpa bantuan semua pihak, maka pengukuhan ini tidak akan pernah ada," ungkap Firdaus.

Selain mengucapkan terimakasih pada semua pihak termasuk panitia, ia juga meminta maaf kalau ada sesuatu yang tidak pada tempatnya. Apalagi semua saling bergandengan tangan dan amat terasa kekeluargaannya.

Pada saat pengukuhan juga diserahkan secara simbolis pada rektor dan Ketum IKA Unand, buku 100 tokoh alumni Unand.

Pengukuhan juga dihadiri para stakeholder, seperti gubernur Sumbar diwakili Asisten II Beny Warlis, Kapolda Sumbar diwakili subdit Intel AKBP David Simbolon para dekan di lingkungan Universitas Andalas, dewan pakar dan penasehat, dengan protokol ketat.

Ketua DPP IKA Unand periode 2021-2025 ini dipimpin Rustian dengan Prof Reni Mayerni (Sekjen) dan Mila Abdullah (Bendahara).

Kepengurusan ini terdiri dari Dewan Pelindung yang terdiri dari gubernur Sumbar, Rektor Unand dan Ketua Dewan Penyantun Unand.

Dewan Pembina dengan ketua Prof Delfitri Munir, Prof Tafdil Husni (wakil ketua) dan Erizal Rivai (sekretaris) dengan 10 orang anggota.

Dewan Penasehat diketuai Adityawarman, Prof Isril Berd (wakil ketua) dan Prof Marnis (Sekretaris) dengan 37 orang anggota.

Dewan Pakar dipimpin Prof Nadirman Haska, Prof Dachriyanus (sekretaris) dengan anggota 30 orang.

Untuk Dewan Pengurus Pusat (DPP), ketua umum didampingi seorang ketua harian dengan 7 orang wakil ketua umum. Sedangkan Sekjen didampingi 4 orang wakil sekretaris. Bendahara umum didampingi 5 orang wakil bendahara.

Kepengurusan ini terdiri dari 17 departemen dibackup sejumlah kedeputian di masing-masing departemen. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar