Gubernur Sumbar Resmikan Masjid Al Ahmad Cupak

Al Imran | Sabtu, 09-10-2021 | 21:06 WIB | 30 klik | Kab. Solok
<p>Gubernur Sumbar Resmikan Masjid Al Ahmad Cupak<p>

Gubernur Sumbar, Mahyeldi membuka selubung papan nama Masjid Al Ahmad sekaligus Peletakan Batu Pertama Gedung A Cupak Islamic Boarding School (CIBC) di Apalamo, Nagari Cupak, Jumat siang. (humas)

SOLOK (8/10/2021) - Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi menilai, Ikatan Keluarga Cupak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, memiliki semangat membangun nagari. Ini dibuktikan dengan selesainnya pembangunan Masjid Al Ahmad yang sebagian besar donasinya berasal dari perantau.

"Alhamdulillah, masjid langsung diresmikan dan digunakan dalam menunaikan ibadah shalat Jumat," ungkap Mahyeldi saat meresmikan Masjid Al Ahmad dan Peletakan Batu Pertama Gedung A Cupak Islamic Boarding School (CIBC) di Apalamo, Nagari Cupak, Jumat siang.

Mahyeldi juga mengapresiasi Ikatan Keluarga Cupak yang menginisiasi pembangunan Pondok Pesantren CIBS yang ditandai dengan perletakan batu pertama.


"Mari kita doakan, semoga pembangunan pesantren ini cepat selesai dan selanjutnya bisa digunakan sebagai tempat mendidik dan meningkatkan kualitas SDM generasi muda Sumatera Barat," harap Mahyeldi.

Selesai menunaikan ibadah shalat Jumat di Masjid Al Ahmad Cupak, Mahyeldi sekalian bersilaturahim dengan tokoh dan masyarakat Cupak.

"Pembangunan masjid dan lembaga pendidikan yang representatif ini, bernilai strategis dan sesuai serta relevan dengan RPJMD Sumbar 2021-2026 yaitu penguatan ABS-SBK," ungkap Mahyeldi.

"Donatur, perantau dan pemerintah daerah harus ikut aktif untuk merampungkan pembangunannya," tambahnya.

Sementara, Kepala Bidang pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sumbar, Syamsul Arifin mengatakan, untuk mendirikan pesantren, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi sesuai UU No 18 Tahun 2019. Syarat itu di antaranya ada kyai, santri, pondok atau asrama, kegiatan pelajaran dan kajian kitab kuning.

"Syarat itu diharapkan bisa dilengkapi, untuk pengajuan permohonan pendirian pesantren," katanya.

Staf Ahli Bupati Solok, Muliadi Marcos mengatakan, pihaknya siap membantu pembangunan masjid dan pesantren itu agar bisa berstandar internasional.

"Kita siap membantu penyiapan administrasi syarat permohonan pendirian pesantren agar tidak menjadi kendala ke depan," ungkap Muliadi yang mewakili bupati Solok, Epyardi Asda.

Wali Nagari Cupak, Fahmi Bahar mengatakan, rencana pembangunan sebenarnya sudah mulai digagas sejak tahun 2004 lalu. Namun, baru sekarang bisa dilaksanakan karena ada keluarga yang mewaqafkan tanah pada nagari.

"Kita berterima kasih atas semua bantuan, sehingga pembangunan bisa dilakukan," pungkasnya.

Ikut hadir dalam kegiatan itu Anggota DPRD Kabupaten Solok, Nazar Bakri, Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Cupak, Asrizal dan Camat Gunung Talang. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar