Pemandu Wisata Padang Panjang Dilatih Kemampuan Rancang Wisata Buatan

Al Imran | Selasa, 12-10-2021 | 20:48 WIB | 44 klik | Kota Padang Panjang
<p>Pemandu Wisata Padang Panjang Dilatih Kemampuan Rancang Wisata Buatan<p>

Wali Kota Padang Panjang, H. Fadly Amran dan Maiharman (Kepala Disporapar) dan jajaran, foto bersama dengan peserta pelatihan Wisata Buatan (outbond) di aula Mifan, Selasa. Pelatihan ini menggunakan Experiential Learning (EL) oleh Asosiasi Experiential Learning Indonesia (AELI) Sumatera Barat. (kominfo)

PADANG PANJANG (12/10/2021) - Perkembangan sektor wisata, membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan yang berdampak terhadap perekonomian. Bagi Padang Panjang, pariwisata merupakan salah satu potensi daerah, selain sektor perdagangan dan jasa.

Demikian dikatakan Wali Kota Padang Panjang, H. Fadly Amran saat membuka kegiatan Pelatihan Wisata Buatan (outbond) di aula Mifan, Selasa. Pelatihan ini menggunakan Experiential Learning (EL) oleh Asosiasi Experiential Learning Indonesia (AELI) Sumatera Barat.

Dengan memberikan konsep dasar EL, Public Speaking, Teknik Ice Breaking dan juga melaksanakan praktek EL dari pembelajaran yang direncanakan di Pantai Pasir Jambak, Kota Padang.


"Kita sekarang harus lebih mengembangkan wisata lokal, karena itu kita butuh pemandu-pemandu wisata, baik itu wisata alam maupun wisata buatan atau outbond," ujar Fadly seraya menambahkan, perlunya melakukan beberapa program pengembangan destinasi wisata dan pengembangan pemasaran wisata.

Fadly berharap, pemuda-pemuda yang mengikuti pelatihan ini, bisa membawa Kota Padang Panjang lebih berkembang lagi wisatanya. Begitu juga dengan pemasaran wisata dengan memanfaatkan promosi melalui media digital.

"Lewat media digital, potensi wisata di Kota Padang Panjang dapat lebih cepat dikenal wisatawan. Para peserta pelatihan juga bisa mencari titik-titik spot yang baik, sehingga dapat mempromosikan dan mendukung semakin berkembangnya wisata outbond di kota kita," tuturnya.

Pelatihan Wisata Buatan ini diselenggarakan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Dana Pelayanan Kepariwisataan Tahun Anggaran 2021.

Peserta berasal dari pemuda-pemuda perwakilan kecamatan dan kelurahan di Kota Padang Panjang yang akan berkegiatan selama tiga hari hingga 14 Oktober lusa.

Pembukaan pelatihan ini, dihadiri Kepala Disporapar, Maiharman, Kabid Pariwisata, Reynold Oktavian, dan jajaran Disporapar lainnya. (jen)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar