Rapat Kerja Dewan Dakwah Sumbar, Ikhtiar Hadapi Tantangan

Al Imran | Rabu, 13-10-2021 | 18:13 WIB | 39 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Rapat Kerja Dewan Dakwah Sumbar, Ikhtiar Hadapi Tantangan<p>

Pengurus DDII Sumbar, Afdal memimpin rapat kerja yang dihadiri Ketua Dewan Da'wah Sumbar, Yaswirman didampingi Sekretaris Dewan Dakwah Sumbar, Mazwar Mas'ud serta jajaran pengurus dan pengurus Daerah Dewan Dakwah kabupaten/kota se-Sumbar di Gedung Islamic Centre Al Quds, Rabu. (13/10/2021). (istimewa)

PADANG (13/10/2021) - Ketua Umum Dewan Dakwah Pusat, Adian Husaini mengingatkan, organisasi keagamaan ini memiliki tiga aset yang diwariskan M Natsir dan para pendiri lainnya yaitu aset intelektual, keteladanan dan fisik. Ketiga aset ini harus disinergikan, untuk memperkuat dakwah ilallah.

"Dalam seluruh aktivitasnya, kader dan da'i Dewan Dakwah harus mengedepankan semangat keikhlasan dalam seluruh aktivitas dan kegiatannya," tegas Adian saat memberikan arahan pada rapat kerja Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia (DDII) Sumatera Barat, Rabu.

Rapat kerja ini dihadiri Ketua Dewan Da'wah Sumbar, Yaswirman didampingi Sekretaris Dewan Dakwah Sumbar, Mazwar Mas'ud serta jajaran pengurus dan pengurus Daerah Dewan Dakwah kabupaten/kota se-Sumbar di Gedung Islamic Centre Al Quds.


Menurut Adian, dakwah juga harus disesuaikan dengan perkembangan sosial. Kemudian, juga perlu diorientasikan untuk mendidik ummat jadi pemimpin. "Pendidikan yang difokuskan adalah bagaimana menciptakan da'i di bidang keilmuannya masing-masing. Da'i di bidang teknik, da'i di bidang hukum, da'i di bidang ekonomi dan seterusnya," ujar Adian Husaini.

"Juga penting, Dewan Dakwah di Sumbar secepat mungkin menjadi leading sector penggerak penanggulangan LGBT dengan berbagai strategi," tegasnya.

Perkuat Sinergi dengan Yarsi

Sementara, Yaswirman meminta Dewan Dakwah Kabupaten/Kota, melakukan sinergi dengan unit-unit usaha Yarsi di kabupaten/Kota. Adakan pertemuan-pertemuan dengan Yarsi dan rumuskan program dakwah yang dapat disinergikan.

"Dewan Dakwah kabupaten/kota yang belum memiliki sekretariat yang representatif, silakan buat plang Dewan Dakwah di lingkungan RSI Ibnu Sina setempat," tegas Yaswirman.

Ke depan diharapkan, Dewan Dakwah kabupaten kota yang di daerah tersebut ada unit-unit usaha Yarsi Sumbar, dapat mentakmirkan mushalla, mendukung program Rohis maupun program pembinaan ruhani bagi SDM yang ada di unit-unit usaha tersebut.

"Di samping terjaga profesionalitas karyawan, juga terjaga spirit dakwah ilallah di hati mereka," tegas Yaswirman.

Rapat kerja yang dimulai pagi hingga menjelang Shalat Ashar tersebut, menghasilkan program-program dakwah.

Biro Pendidikan dan Kaderisasi akan fokus pada pembuatan peta dakwah serta sosialisasinya, membuka situs khusus informasi dakwah, membentuk forum dan kajian khusus tentang persoalan ummat, kerjasama dengan pemerintah daerah untuk mengatasi perilaku menyimpang LGBT.

Selanjutnya, melaksanakan pelatihan dan muzakarah secara berkala untuk para da'i, memberikan bantuan modal dan pelatihan/bantuan teknis untuk memperkuat ekonomi para da'i, menjalin kerjasama dengan Yarsi untuk bantuan kesehatan, dan membentuk tim bantuan hukum untuk para da'i, dan beberapa program lainnya.

Biro Aset dan ekonomi, akan fokus pada pemetaan aset Dewan Dakwah, mensertifikatkan, dan mengoptimalkan pemanfaatan aset Dewan Dakwah untuk kepentingan dakwah, serta menggiatkan kerjasama dengan lembaga ekonomi atau lembaga donor dalam mengelola aset, di samping itu menjalin kerjasama dengan lembaga keuangan syariah, koperasi atau investor muslim untuk permodalan usaha ekonomi, disamping beberapa program dakwah lainnya.

Biro Dakwah dan pembinaan daerah berencana untuk mendorong suksesi kepengurusan di beberapa Dewan Dakwah kabupaten Kota, mencarikan solusi pembiayaan program dakwah di Dewan Dakwah kabupaten kota, membantu sosialisasi ADI dan Universitas Mohamad Natsir, penjajagan kerjasama dan pengelolaan beasiswa untuk kader da'i.

"Insya Allah dengan ikhtiar bersama, program-program dakwah ini akan kita sukseskan bersama-sama," ujar Mazwar Mas'oed saat mengakhiri kegiatan yang dilaksanakan dengan protokol kesehatan tersebut. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar