Disdukcapil Padang Serahkan KIA ke Siswa 4 SD dan 1 SMP

Al Imran | Rabu, 13-10-2021 | 19:10 WIB | 41 klik | Kota Padang
<p>Disdukcapil Padang Serahkan KIA ke Siswa 4 SD dan 1 SMP<p>

Plt Kepala Disdukcapil Kota Padang, Didi Aryadi menyerahkan KIA pada Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Danti Arvan sebelum dilanjutkan ke para kepala sekolah penerima KIA di Kantor Disdikbud Padang, Selasa. (humas)

PADANG (10/10/2021) - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) berikan Kartu Identitas Anak (KIA) bagi peserta didik tingkat SD dan SMP di Kota Padang.

Penyerahan KIA tersebut dilakukan secara simbolis oleh Plt Kepala Disdukcapil Kota Padang Didi Aryadi kepada Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Danti Arvan sebelum dilanjutkan ke para kepala sekolah penerima KIA di Kantor Disdikbud Padang, Selasa.

"KIA diperuntukan bagi anak usia 0 sampai sebelum 17 tahun. KIA ini penting karena di kartu tersebut terdapat Nomor Induk Kependudukan (NIK) anak. Artinya anak tersebut sudah terdaftar sebagai warga negara dengan begitu si anak dapat mengakses fasilitas-fasilitas yang di miliki negara," ungkap Didi Aryadi.


KIA yang diserahkan ini pada lima sekolah dengan 4 SD dan 1 SMP di Kota Padang. Setelah ini direncanakan akan terus berlanjut ke seluruh anak-anak yang ada di Kota Padang.

"Dengan memiliki KIA, maka si anak sudah terdaftar di negara dan anak tersebut dapat memperoleh hak-haknya. Alhamdulillah, kali ini untuk tahap pertama secara simbolis telah kita serahkan bagi murid di lima sekolah yang sudah memenuhi syarat mendapatkannya," ungkapnya.

Sekolanh itu yakni SDN 10 Lambung Bukit Kecamatan Pauh, lalu SDN 04 Pauh Kecamatan Pauh, SDN 05 Kapalo Koto Kecamatan Pauh serta SDN 20 Labuhan Tarok Kecamatan Bungus Teluk Kabung (Bungtekab). Selanjutnya SMPN 27 Kuranji.

Dia menyampaikan, merealisasikan KIA merupakan salah satu program kerja Disdukcapil Kota Padang dalam rangka ikut memenuhi target nasional terhadap kepemilikan KIA sebesar 30 persen.

"Untuk kota Padang, sudah tercapai di tahun 2020 sebesar sebesar 22,7% atau 57.280 jiwa," terangnya.

Dengan demikian, pada tahun 2021 target yang harus kita capai adalah sebesar 7,3% lagi dari jumlah anak yang telah punya Akte Kelahiran usia 0-17 tahun kurang satu hari. Karena kalau sudah 17 tahun sudah wajib KTP. (vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar