Gas 3 Kg Langka di Pasbar, Pertamina: Sebaran Pangkalan Tak Merata

Al Imran | Kamis, 14-10-2021 | 20:12 WIB | 380 klik | Kab. Pasaman Barat
<p>Gas 3 Kg Langka di Pasbar, Pertamina: Sebaran Pangkalan Tak Merata<p>

Kepala Bagian Perekonomian Pasaman Barat, Endang Rirpinta. (robbi irwan)

PASAMAN BARAT (14/10/2021) - Pemkab Pasaman Barat mengumpulkan seluruh agen gas elpiji 3 kilogram di daerah itu, Kamis, membicarakan informasi tentang langka dan mahalnya harga jual gas subsidi itu di pasaran.

"Sengaja kita kumpulkan para agen berserta perwakilan Pertamina, membicarakan tentang penyaluran gas itu," kata Kepala Bagian Perekonomian Pasaman Barat, Endang Rirpinta.

Dia mengatakan, pertemuan ini untuk menyerap informasi, bagaimana mekanisme penyaluran gas elpiji itu ke masyarakat beserta kendalanya.


Dalam pertemuan itu terungkap, penyebaran gas dari pangkalan tidak merata di Pasaman Barat, sehingga ada suatu daerah yang lancar distribusi gasnya dan ada suatu daerah yang langka.

"Dengan ditemukannya persoalan itu, kita segera menyurati Pertamina untuk meratakan pangkalan yang ada sehingga penyebaran gas dapat merata," terangnya.

"Kuota gas elpiji dari laporan Pertamina mencukupi, namun penyebarannya tidak merata," ujarnya.

Pemkab meminta para agen, menyalurkan gas elpiji pada yang berhak menerima dan tidak menaikkan harga sembarangan.

Pangkalan Tak Merata

Sementara, Sales Branch Manager Pertamina Sumbar, Yudi mengatakan kuota gas elpiji 3 kilogram pada 2021 sebanyak 2,8 juta tabung yang diedarkan melalui tujuh agen resmi.

Menurutnya, peruntukan gas elpiji itu untuk masyarakat miskin, kurang mampu dan pelaku UMKM.

"Untuk penyalurannya sesuai kuota yang ada, dari hasil temuan, tidak meratanya penyebaran pangkalan yang ada," ujarnya.

"Kita siap menerima laporan, jika ada agen atau pihak pangkalan yang menyalurkan tidak sesuai peruntukan atau menjual dengan harga tinggi. Kita akan memproses dan memberikan sanksi kepada agen tersebut," terang Yudi. (pl1)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar