25 Kg Ganja Dimusnahkan, Bupati Pasbar: Perang Terhadap Narkoba Tanggung Jawab Dunia Akhirat

Al Imran | Senin, 18-10-2021 | 17:33 WIB | 234 klik | Kab. Pasaman Barat
<p>25 Kg Ganja Dimusnahkan, Bupati Pasbar: Perang Terhadap Narkoba Tanggung Jawab Dunia Akhirat<p>

Bupati Pasaman Barat, Hamsuardi bersama Kepala BNNK Pasaman Barat, Irwan Effenry, AKBP Aries Purwanto (Kapolres Pasaman Barat), Kombes Pol Hendra (Kabid Narkoba BNN Sumbar) musnahkan 50 kg ganja yang berhasil diungkap, Senin. (robbi irwan)

PASAMAN BARAT (18/10/2021) - Bupati Pasaman Barat, Hamsuardi bersama Risnawanto (Wabup) berkomitmen untuk mendukung pemberantasan Narkoba di Pasaman Barat. Dia berjanji, akan mendukung penuh BNNK dan Polres Pasbar untuk membersihkan daerah itu dari peredaran Narkoba.

"Kita minta Kepala OPD Pemkab Pasbar dan camat, ikut mendorong dan membantu pemberantasan Narkoba di Pasaman Barat," tegas Hamsuardi saat pemusnahan barang bukti (BB) Narkoba jenis ganja di halaman kantor bupati, Senin.

Menurut dia, komitmen Pemkab Pasaman Barat dalam memberantas Narkoba di bumi mekar tuah basamo itu salah satunya dengan program Nagari Bersih Narkoba (Bersinar) yang didukung melalui anggaran nagari.


"Secara anggaran kita bersama DPRD siap membantu BNNK Pasbar untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan Narkoba agar Pasbar bersih dari peredaran barang haram itu," kata Hamsuardi.

Dia mengatakan, pemberantasan Narkoba adalah tanggungjawab bersama baik pemerintah daerah, Polri, TNI, BNN dan masyarakat. "Ini tanggung jawab kita semua, dunia akhirat," kata Hamsuardi.

Dia menyebut, generasi muda adalah harapan bangsa yang akan menerima estafet pemimpin masa depan.

"Masih banyak sasaran Narkoba yang belum tertangkap. Saat ini, sekitar 50 Kg yang tertangkap besok bisa jadi akan bertambah," katanya. "Dari 50 kg itu, dimusnahkan 25 kg. Sisanya masih jadi barang bukti di persidangan," tambahnya.

Untuk mengantisipasi peredaran narkoba yang masuk dari Sumatera Utara, Hamsuardi mengatakan, Pemkab Pasbar akan membuat pos di perbatasan pintu masuk di kawasan utara.

Di samping itu, Hamsuari juga meminta kafe-kafe malam, agar dibersihkan dari penyakit masyarakat seperti minuman keras dan prostitusi yang bisa jadi tempat memakai Narkoba.

"Mari bersama-sama membersihkan Pasaman barat dari penyakit masyarakat," ajak Hamsuardi.

Pada kesempatan itu, Hamsuardi dan Forkopimda juga memberikan reward kepada staf BNNK yang telah ikut berperan aktif mengungkap Narkoba di Pasaman Barat.

Tugas Bersama

Selain itu, Kapolres Pasaman Barat AKBP Aries Purwanto menyampaikan bahwa pemberantasan Narkoba bukan hanya tugas BNNK dan Polres namun tugas dan tanggung jawab semua pihak.

Dampak Narkoba, kata dia, selain membahayakan masyarakat banyak juga dapat mempengaruhi dan merusak generasi penerus.

"Untuk itu, perlu kerjasama kita semua untuk memberantas narkoba di Pasaman Barat," tegasnya.

Sementara itu, Kepala BNNK Pasaman Barat, Irwan Effenry menyebutkan, berkomitmen untuk memberangus Narkoba di Pasaman Barat berkat sinergi dan sokongan semua pihak.

"Terima kasih pada Pemkab Pasbar, Polres dan jajaran yang telah mendukung pengungkapan kasus Narkoba di Pasaman Barat."

"Saat ini, kita mengamankan 50 Kg ganja kering dengan tiga tersangka, dari kasus pengungkapan ganja di Tamiang Kecamatan Ranah Batahan atas kerjasama BNNK Pasbar dan BNN Sumbar," katanya.

Ia menyebutkan, tersangka dijerat dengan UU Narkoba No 35 Tahun 2009 dengan ancaman paling singkat 6 tahun penjara dan paling lama 20 tahun.

"Kita himbau masyarakat yang sadar akan bahaya narkoba untuk mendatangi BNNK Pasaman Barat. Disana akan kita berikan edukasi dan direhabilitasi, tetapi kalau bandar narkoba yang tak mau sadar maka kita akan komit untuk menegakkan hukum," kata Irwan Effenry.

Hadir dalam pemusnahan barang bukti Narkoba tersebut, Kabid Narkoba BNN Sumbar Kombes Pol Hendra, Forkopimda, Kepala OPD Pemkab Pasaman Barat, dah staf pada jajaran BNNK Pasaman Barat. (pl1)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar