Jembatan di Dusun Mapaddegat Ambruk Dihondoh Banjir

Al Imran | Senin, 25-10-2021 | 23:25 WIB | 29 klik | Kab. Mentawai
<p>Jembatan di Dusun Mapaddegat Ambruk Dihondoh Banjir<p>

Sebuah jembatan di Dusun Mapaddegat, Desa Tuapejat, Kecamatan Sipora Utara, ambruk akibat terseret arus air sungai, Senin dinihari. (daniwarti)

MENTAWAI (25/10/2021) - Hujan deras melanda beberapa kawasan di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Ahad malam hinggga Senin pagi. Di Dusun Mapaddegat Desa Tuapejat, Kecamatan Sipora Utara, mengakibatkan sebuah jembatan terseret arus air sungai hingga ambruk.

Menurut warga sekitar, Nando (32), hujan deras terjadi sejak pukul 23.00 WIB, baru berakhir sekitar pukul 06.00 WIB. Besarnya debit air mengkibatkan sebuah jembatan atap kayu di sekitar SDN 22 Tuapejat, ambruk.

"Saat mau berangkat kerja, jembatan sudah ambruk. Kita tidak bisa melewati jembatan menggunakan motor, jalan kakipun sulit," ungkap Nando.


Dikatakan, jembatan itu merupakan akses jalan warga sekitar. "Kalau jembatan ini ambruk, tentu kita mesti berputar jauh menuju kantor," terang Nando.

Jembatan itu sebelumnya dikatakan masih dapat dilalui. Ia berharap, ada solusi dari pemerintah desa untuk perbaikan jembatan tersebut. "Sebelum ambruk, kondisinya juga sudah memprihatinkan," tukas dia.

Selain itu, badan jembatan juga turun dari jalan utama. Ini telah berlangsung selama 1 tahun lebih. Sehingga, perlu penopang agar bisa dilalui kendaraan sepeda motor.

Secara terpisah, Kepala Desa Tuapejat, Pusuibiat T Oinan mengatakan, pihaknya akan segera memperbaiki jembatan yang ambruk itu.

"Nanti kita akan buka atap jembatan, sehingga bisa dilewati lagi," ujarnya.

Ia mengatakan pada tahun 2022 mendatang, di lokasi itu akan dibangun jembatan baru. Sehingga, tidak mengkhawatirkan bagi murid SDN 22 Tuapejat ke sekolah yang melewati fasilitas tersebut. (dni)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar