Ini Upaya Pemko Padang Atasi Pemalakan di Objek Wisata

Al Imran | Selasa, 26-10-2021 | 18:38 WIB | 17 klik | Kota Padang
<p>Ini Upaya Pemko Padang Atasi Pemalakan di Objek Wisata<p>

Plt Kepala Dinas Pariwisata Padang, Raju Minropa bersama Kapolresta Padang, Kombes Imran Amir dan pihak terkait lainnya, usai pembahasan pemberantasan pemalakan di objek wisata, Senin. (humas)

PADANG (25/10/2021) - Plt Kepala Dinas Pariwisata Padang, Raju Minropa mengatakan, akan melakukan penyempurnaan pengelolaan lahan parkir dengan melibatkan tokoh masyarakat serta pengawasan dari aparat setempat. Langkah ini merupakan salah satu upaya pencegahan aksi pemalakan di objek wisata.

"Kita akan siapkan petugas parkir resmi, pakai rompi dan kartu identitas. Sehingga, semua orang akan tahu bahwa itu adalah juru parkir. Ketika tidak ada kriteria tersebut, maka masyarakat tidak perlu bayar uang parkir," ungkap Raju, Senin.

Pernyataan Raju ini, merupakan tindaklanjut dari viralnya video aksi tukang parkir yang melakukan pemalakan di kawasan Pantai Padang pada seorang pengunjung. Pelakunya kini sudah tertangkap dan diamankan personel kepolisian.


Langkah lain yang dilakukan, mengaktifkan kembali posko komando untuk melakukan pengamanan ketertiban di kawasan pantai Padang. Sehingga, ketika ada pemalakan lagi, wisatawan dapat melapor ke posko tersebut.

"Kita juga akan lakukan patroli rutin di sepanjang pantai Padang dengan melibatkan pihak kepolisian, TNI dan Satpol PP Kota Padang. Ketika kita temukan lagi pemalakan, langsung kita tangkap," tambahnya.

Raju menyayangkan aksi pemalakan yang terjadi di kawasan Pantai Padang tersebut terjadi di tengah kondisi pariwisata Kota Padang yang mulai membaik, yang ditandai turunnya status level Kota Padang dari PPKM level 4 ke level 2 dalam pengendalian pandemi Covid19.

"Mewakili Wali Kota Padang, Bapak Hendri Septa, saya mengimbau masyarakat untuk bersama-sama melakukan pengawasan, sehingga hal seperti ini tidak terulang lagi. Sebagai kota wisata dan tujuan masyarakat untuk berlibur, kita punya tanggung jawab memberikan rasa aman," harap Raju.

Sementara, Camat Padang Barat, Eri Sendjaya mengatakan, Pemerintah Kota Padang melalui pemerintah kecamatan akan melakukan peningkatan kualitas terhadap SDM maupun SDA dari juru parkir yang bertugas di sepanjang pantai Padang tersebut.

"Untuk itu dalam waktu dekat ini, kita akan segera kumpulkan seluruh petugas parkir yang bertugas di kawasan pantai Padang. Kita akan ingatkan kembali tentang tugas pokok dan fungsi serta kewajiban mereka," ujar Eri.

Selanjutnya, dia berharap dukungan dan kerja sama dari Dinas Perhubungan Kota Padang, Kapolsek Padang Barat, Koramil serta aparat Satpol PP Kota Padang agar hal ini tidak terjadi lagi.

Seperti diketahui, pelaku pemalakan, Z (23) yang diduga selaku juru parkir di objek wisata Pantai Padang tersebut melancarkan aksinya pada Sabtu (23/10/2021) pagi. Dalam aksinya pelaku meminta korban untuk membayar uang parkir.

Lantas, korban kemudian mengatakan akan membayar setelah dirinya hendak pulang. Tak terima dengan jawaban korban, pelaku mengancam korban dengan melontarkan kata kasar.

Akibatnya perseteruan yang dialami antara pelaku dan korban berlanjut hingga terjadi perkelahian. Beberapa pengunjung yang menyaksikan kejadian tersebut datang dan mencoba menengahi.

Menanggapi hal itu, Kapolresta Padang, Kombes Pol Imran Amir langsung memerintahkan jajarannya untuk memburu pelaku pemalakan itu.

Tak memakan waktu lama, pelaku pemalakan tersebut berhasil ditangkap Polsek Padang Barat pada Senin (25/10/2021) dini hari.

Setelah dilakukan penyelidikan, pelaku ternyata merupakan residivis yang pernah menjalani masa tahanan pada kasus tindak pidana pencurian. (vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar