Perlintasan Sebidang Kereta Api di Padang akan Dilengkapi Pos dan EWS

Al Imran | Rabu, 27-10-2021 | 19:24 WIB | 24 klik | Kota Padang
<p>Perlintasan Sebidang Kereta Api di Padang akan Dilengkapi Pos dan EWS<p>

Wako Padang, Hendri Septa bersama Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Sumatera Bagian Barat, Suranto beserta jajaran gelar rapat koordinasi seputar rencana pembangunan Pos Jaga, Pintu Perlintasan Kereta Api dan tiang Early Warning System (EWS) di daerah perlintasan sebidang di Kota Padang, Selasa. (humas)

PADANG (26/10/2021) - Pemerintah Kota Padang bersama Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Wilayah Sumatera Bagian Barat, akan membangun Pos Jaga, Pintu Perlintasan Kereta Api dan tiang Early Warning System (EWS) di daerah perlintasan sebidang di Kota Padang.

Rencananya, menjelang akhir tahun 2021 ini, sebanyak 7 palang pintu Kereta Api akan dibangun dan 31 tiang Early Warning system (EWS) menjelang tahun 2022 di beberapa wilayah yang dilalui rawan perlintasan kereta api. Hal ini dilakukan untuk mengurangi kecelakaan yang sering terjadi selama ini.

Hal itu mengemuka saat digelarnya rapat bersama antara Pemerintah Kota Padang dengan Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Wilayah Sumatera Bagian Barat, di Rumah Dinas Wali Kota Padang, Selasa.


"Cukup banyak daerah di Kota Padang yang dilalui perlintasan kereta api di antaranya di Kecamatan Koto Tangah, Padang Selatan, Padang Utara dan Padang Timur. Daerah yang dilalui perlintasan kereta api ini, sering terjadi kecelakaan," terangnya.

Total kecelakaan yang terjadi sepanjang 2021 ini sebanyak 27 kali. Dengan akan dibangun sarana prasarana ini, dapat memberikan perlindungan sekaligus rasa aman dan nyaman pada warga yang kerap melewati perlintasan kereta api.

Bangun Jalan Inspeksi

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Padang, Dian Fakri mengatakan, selain membangun pos jaga, pintu perlintasan dan pembangunan tiang EWS, juga akan dibangun jalan inspeksi (frontage road) di 3 (tiga) titik di Kota Padang.

"Jumlah perlintasan kereta api di Kota Padang sangat banyak, sekitar 211 buah. Untuk meminimalisir ini kita akan tutup beberapa. Namun, sebelum dilakukan penutupan, kita akan bikin jalan inspeksi sehingga masyarakat bisa melewati jalan tersebut," ucapnya.

Dia menambahkan, selain hal di atas juga akan dilakukan pemasangan patok rel pembatas, penutupan beberapa perlintasan liar dan pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) sebanyak 1 unit.

"Pembangunan sarana prasarana perlintasan kereta api ini, menggunakan APBN sebesar Rp219 miliar untuk wilayah Sumatera Barat termasuk Kota Padang di dalamnya," sebutnya.

Turut hadir, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Sumatera Bagian Barat, Suranto beserta jajaran, Kepala Bappeda Padang, Yenni Yuliza, Kadis Kominfo Padang, Rudy Rinaldy, Kabag Protokol dan komunikasi Pimpinan, Amrizal Rengganis, unsur OPD terkait lainnya, serta Camat Padang Selatan Teddy Antonius. (vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar