Debat Kandidat Wali Nagari Sariak, Emilda: Ini Permintaan Masyarakat, Pemilihan e-Voting

Al Imran | Kamis, 28-10-2021 | 22:19 WIB | 136 klik | Kab. Agam
<p>Debat Kandidat Wali Nagari Sariak, Emilda: Ini Permintaan Masyarakat, Pemilihan e-Voting<p>

Tiga orang kandidat wali nagari Sariak, kecamatan Sungai Pua, mengikuti sesi debat kandidat di aula kantor wali nagari, Kamis pagi. (istimewa)

AGAM (28/10/2021) - Tiga orang kandidat Wali Nagari Sariak, Kecamatan Sungai Pua, menyampaikan visi dan misi, kemudian saling unjuk kelebihan program yang disusun, demi merebut simpati pemilih. Tiga calon itu yakni Syafri Munir (nomor urut 1), Ramlan (2) dan Ismet Dianto (3).

Debat kandidat yang berlangsung hangat itu, dipimpin moderator, Abdul Karim yang juga merupakan anggota Panitia Pemilihan Wali Nagari di aula Kantor Wali Nagari Sariak. Tampak hadir Camat Sungai Pua, Syafrizal, Zulfikar (Sekretaris camat), Fitrianos (Plt. Wali nagari Sariak), Alsri immenedi (Tenaga Ahli Kabupaten Agam), perwakilan dari KAN, Bamus, Pemuda dan warga.

"Debat kandidat calon wali nagari ini diadakan atas permintaan masyarakat. Karena, pemilih ingin para calon yang telah mendaftar, menyampaikan visi-misinya secara langsung sekaligus untuk mendengar program dan kemampuan masing-masing calon," ungkap Ketua Panitia Pemilihan, Emilda dalam pernyataan tertulis yang diterima.


Debat kandidat yang dimulai pukul 09.00 WIB itu, dijalankan dengan protokol kesehatan pencegahan Covid19. Konsekwensinya, tidak semua warga diizinkan masuk dalam ruangan kegiatan.

Untuk mengakomodir warga yang antusias hadir, di halaman kantor wali nagari, panitia menyediakan layar yang menayangkan acara debat melalui sosial media.

Tenaga ahli untuk kegiatan pemilihan wali nagari dari Pemkab Agam, Alsri Immenedi, merespon positif kegiatan debat kandidat calon Wali Nagari Sariak yang dilakukan ala pemilihan presiden atau pilkada. Alsri menilai, ini layak jadi percontohan untuk nagari atau desa lain di Indonesia.

"Debat yang menarik. Ini kegiatan yang perlu didukung semua pihak. Jadikan debat ini percontohan untuk nagari atau desa lain yang melaksanakan pemilihan," tukas Alsri.

Pemilihan e-Voting

"Banyak warga yang ingin menyaksikan debat ini, namun karena ada pembatasan, maka panitia memutuskan untuk memasang layar agar warga bisa nonton bersama di halaman," tambah Emilda, perempuan yang pernah menjadi ketua Teater Langkah, Universitas Andalas ini.

Untuk panelis, Panitia Pemilihan menunjuk Zulhendrif Bandaro Labiah (anggota DPRD Agam dapil V), Junaidi Dt Bandaro Gadang, Fitrianos (Pj walinagari Sariak), Uswan Syafyahya Datuak Sinaro Kayo (mantan wali nagari) dan Rusda (tokoh pendidikan dan bundo kanduang).

Mengenai diadakan dan jalanya debat ini, para tokoh KAN Nagari Sariak sangat mengapresiasi acara tersebut. Debat calon yang berlangsung hangat itu ditanggapi baik oleh tokoh masyarakat Sariak.

"Saya pikir, debat publik ini perlu dan bagus untuk dilaksanakan, karena dengan kegiatan ini akan terlihat mana calon wali nagari yang benar-benar siap jadi pemimpin," ujar Junaidi Bandaro Gadang yang menjabat Sekretaris KAN Sariak.

Hari pemungutan suara Pemilihan Wali Nagari Sariak ini akan dilakukan pada 8 November 2021. Pemilih dibolehkan datang ke TPS pada pukul 07.00 hingga pukul 12.00 WIB.

Untuk Nagari Sariak, sebanyak 1.618 pemilih akan menentukan pilihan di 4 TPS yang tersebar di 4 dari 7 jorong yang ada di sariak.

"Untuk kita ketahui, Pilwanag serentak ini digelar di 25 nagari yang tersebar di 14 kecamatan di kabupaten Agam," ungkap Emilda.

Pada hari pemilihan nanti, pemilih di TPS akan memilih calon wali nagari dengan perangkat e-voting. Perangkat e-voting akan disebar di TPS 1 di Jorong Dadok, TPS 2 di Baruah Mudiak, TPS 3 di Pasa Kubang Tabek dan TPS 4 di Pandam.

"Kami berharap, setelah acara debat kandidat ini, pemilih bisa menilai dan menimbang, kemudian menentukan pilihannya nanti di TPS," tutup Emilda yang juga sudah pernah jadi penyelenggara Pemilu dan Pilkada ini. (rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar