Rapat di TBM Makrame Kreatif, Bunda Literasi Sebut Permainan Tradisi Mulai Tak Dikenal

Al Imran | Sabtu, 30-10-2021 | 05:58 WIB | 21 klik | Kota Padang Panjang
<p>Rapat di TBM Makrame Kreatif, Bunda Literasi Sebut Permainan Tradisi Mulai Tak Dikenal<p>

Bunda Literasi Padang Panjang, dr Dian Puspita foto bersama usai menghadiri rapat bulanan TBM Makrame Kreatif di Kelurahan Bukit Surungan, Kecamatan Padang Panjang Barat, Jumat. (kominfo)

PADANG PANJANG (29/10/2021) - Budaya membaca sangat penting bagi semua kalangan. Dengan membaca, pengetahuan akan bertambah. Kondisi saat ini, untuk mengajak anak-anak agar mau membaca sangat susah, maka dari itu keberadaan Taman Bacaan Masyarakat dibutuhkan di tengah-tengah warga.

"Dengan kehadiran TBM, anak-anak bisa diajak untuk membaca, bermain, menari dan lain sebagainya. Sejak maraknya penggunaan gadget, anak-anak sudah sangat jauh dari permainan tradisional, bahkan ada yang tidak tahu sama sekali," sebut Bunda Literasi Padang Panjang, dr Dian Puspita saat menghadiri rapat bulanan TBM Makrame Kreatif, Kelurahan Bukit Surungan, Kecamatan Padang Panjang Barat, Jumat.

Dian mengajak semua TBM untuk bisa mengembangkan kembali permainan anak nagari, sehingga kembali tumbuh di tengah-tengah masyarakat.


"Kapan perlu diperlombakan," sarannya dalam rapat yang ikut dihadiri perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Bunda Literasi Kecamatan dan perwakilan TBM lainnya.

Dian juga meminta masing-masing dinas yang hadir, agar TBM selalu diperhatikan dan diberikan bantuan. Menanggapi itu, Kasi Pendidikan Non Formal Disdikbud, Mahdi menyampaikan, selama ini pihaknya selalu bersinergi dan saling membantu, agar TBM di Padang Panjang dikenal masyarakat luas.

Hal senada dikatakan Kabid Perpustakaan DPK, Tuti Abdul Rajab. Dia menyebutkan, selama ini instansinya selalu mendampingi setiap kegiatan yang dilaksanakan TBM. Bahkan memberikan beberapa bantuan serta membuat beberapa lomba untuk memotivasi TBM.

"Jika TBM-nya aktif dan terdaftar di DPK, kami selalu memperhatikan. Apabila ada kegiatan-kegiatan TBM, selalu kami ajak untuk bergabung," sebutnya.

Ke depan, DPK berencana membuat beberapa perlombaan khusus untuk TBM. Diharapkan semua TBM ikut ambil bagian dalam perlombaan ini.

Dikesempatan itu, Kepala Seksi Pengelolaan Komunikasi Publik Dinas Kominfo, Yuliati Desi Putri memberikan pembinaan kepada Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di TBM Makrame Kreatif.

"Saat ini Kominfo melakukan pembinaan terhadap TBM yang memiliki KIM. Sinergi TBM dan KIM ini berguna dalam mengembangkan komunikasi dan informasi di tengah masyarakat kita," sebutnya. (ham)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar