Balawista dan Dinas Pariwisata Padang Latih Tim Penyelamat Pantai

Al Imran | Sabtu, 30-10-2021 | 06:21 WIB | 31 klik | Kota Padang
<p>Balawista dan Dinas Pariwisata Padang Latih Tim Penyelamat Pantai<p>

Wako Padang, Hendri Septa menyaksikan proses simulasi evakuasi korban musibah di laut, usai pelatihan mitigasi bencana di kawasan Pantai Cimpago, Kelurahan Purus, Kecamatan Padang Barat, Kamis. (humas)

PADANG (28/10/2021) - Wali Kota Padang, Hendri Septa menyaksikan simulasi penyelamatan pertolongan korban di pantai serta memasang tanda larangan berenang sekaligus menutup pelatihan mitigasi bencana di kawasan Pantai Cimpago, Kelurahan Purus, Kecamatan Padang Barat, Kamis.

Hendri mengatakan, kegiatan tersebut merupakan kerja sama Pemko Padang melalui Dinas Pariwisata Kota Padang dengan Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista).

"Penyelamatan korban di pantai, juga merupakan bagian dari upaya Pemko Padang untuk memberikan keamanan dan kenyamanan pengunjung wisata pantai yang menjadi ikon wisata Kota Padang ini," ungkap Hendri.


"Selanjutnya, posko tim penyelamat wisata pantai akan di bangun di kawasan ini," tambahnya.

Dia menambahkan, terkait peralatan yang dibutuhkan tim penyelamat nanti seperti perahu karet, pelampung dan lainnya, juga akan dilengkapi Pemko Padang.

"Kita juga akan berkoordinasi dengan BNPB, untuk mendapatkan bantuan fasilitas pendukung lainnya," jelasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pariwisata Padang, Raju Minropa menjelaskan, saat ini Dinas Pariwisata Padang sedang membahas pengamanan keselamatan pengunjung wisata pantai.

"Pengamanan terhadap pengunjung wisata pantai harus menjadi perhatian serius. Pertama, pengamanan terhadap pengunjung wisata di laut dan kedua, pengamanan di darat."

"Selanjutnya akan diwujudkan partisipasi masyarakat atau komunitas yang dibina Dinas Pariwisata Padang dengan Balawista sebagi tim reaksi cepat," jelas Raju.

Ia menambahkan, apa yang jadi harapan nantinya, yaitu Dinas Pariwisata akan membangun posko bersama dengan BPBD, Basarnas, TNI/Polri dan komunitas lainnya yang terkait dengan penyelamatan pengunjung wisata pantai.

"Untuk tahap awal, akan digunakan fasilitas dari BPBD, Damkar dan Basarnas sambil menunggu peralatan yang lebih optimal. Sesegera mungkin disusun dokumen perencanaannya yang lebih matang untuk membangun posko bersama dilengkapi peralatan yang sesuai dengan kebutuhan," pungkas Raju. (vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar