Kondisi Fisik Tak Halangi Keinginan Basrul Ikut Vaksinasi

Al Imran | Senin, 01-11-2021 | 08:03 WIB | 41 klik | Kota Padang Panjang
<p>Kondisi Fisik Tak Halangi Keinginan Basrul Ikut Vaksinasi<p>

Seorag warga Kayu Tanam, Basul (67) dibimbing anaknya memasuki ruang vaksinasi di kantor Samsat Padang Panjang, Sabtu. (kominfo)

PADANG PANJANG (1/11/2021) - Dengan tertatih, Basrul (67) mendatangi gerai vaksinasi di halaman kantor Samsat Padang Panjang dengan tongkat kayunya, Sabtu siang. Dibimbing istri dan anak, Lansia asal Nagari Guguk, Kayu Tanam ini ingin pula berikhtiar melindungi dirinya dari penularan severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2).

"Saya ingin divaksin, saya ingin sehat," tegas Basrul yang sudah tak bisa lagi melihat dengan jelas sejak 16 tahun silam itu, seputar alasan ingin ikut vaksinasi pada gerakan Sumatera Barat Sadar Vaksin (Sumdarsin) tingkat Kota Padang Panjang.

Basrul mendapatkan informasi dari warga sekitar rumahnya, ada kegiatan vaksinasi. Basrul didampingi istri dan anak,berangkat ke Padang Panjang bersama rombongan tetanganya yang lain.


Memasuki fasilitas vaksinasi di kantor Samsat Padang Panjang, Basrul tampak dipapah anak kandungnya. Saat menunggu tahapan pelaksanaan vaksinasi, keberuntungan memihak Basrul. Ia mendapatkan doorprize dari Polres dan Samsat Padang, Panjang berupa satu buah dispenser.

Matanya tampak berkaca-kaca saat menerima hadiah tersebut. Terlebih, Basrul juga tak merasakan efek apapun, setelah vaksin disuntikan ke tubuhnya yang sudah tidak muda lagi.

Wali Kota Padang Panjang, Fadly Amran yang tengah meninjau pelaksanaan vaksinasi di lokasi itu, langsung memberikan doorprize tersebut pada Basrul.

"Dengan keterbatasan fisik dan domisili cukup jauh dari Padang Panjang, tidak memudarkan semangat Pak Basrul untuk ikut vaksinasi. Kita sangat terharu dengan semangat bapak," ungkap Fadly.

"Dengan keterbatasan penglihatan, sudah Lansia dan dari datang tempat yang jauh, tetap semangat mengikuti vaksinasi. Kita berharap semua masyarakat dapat termotivasi dengan Pak Basrul untuk segera mendapatkan vaksin," harap Fadly.

Lampaui Target WHO

Gerakan Sumdarsin tingkat Padang Panjang yang diinisiasi Polres ini, diikuti 2.109 orang warga sepanjang Sabtu (30/10/2021) itu. Rinciannya, vaksin dosis pertama sebanyak 1.520 orang dan vaksin dosis kedua (589 orang).

Untuk wilayah hukum (Wilkum) Polres di luar Kota Padang Panjang yaitu Kecamatan Batipuh, Batipuh Selatan dan X Koto di Kabupaten Tanah Datar, sebanyak 1.108 orang yang divaksin. Rinciannya, 911 orang (dosis pertama) dan 197 orang (vaksin dosis kedua).

Total untuk wilayah hukum Polres Padang Panjang, 3.217 orang divaksinasi terdiri dari 2.431 orang (vaksin dosis pertama) dan 789 orang (vaksin dosis kedua).

Kepala Dinas Kesehatan Padang Panjang, Nuryanuwar mengatakan, dengan kegiatan Sumdarsin ini tingkat vaksinasi di Kota Padang Panjang menembus angka 76,50% untuk vaksin dosis pertama.

"Ini melewati standar WHO (World Health Organization), yang mengatakan 70% dari populasi, sudah memberikan kekebalan kelompok," ujarnya.

Ia juga terus mengimbau kepada warga yang sudah berusia 12 tahun ke atas yang belum divaksinasi, segera datang ke lokasi layanan vaksin terdekat. Terutama kepala sekolah atau guru, untuk tidak bosan memberikan edukasi kepada siswa-siswa yang belum divaksin. Begitu juga kepada orang tua siswa yang belum mengizinkan anak-anaknya untuk divaksin. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar