Pahrizal Hafni Ragukan SK Prabowo Subianto Terkait Penggantian Dirinya sebagai Ketua DPRD Pasbar

Al Imran | Selasa, 02-11-2021 | 10:51 WIB | 127 klik | Kab. Pasaman Barat
<p>Pahrizal Hafni Ragukan SK Prabowo Subianto Terkait Penggantian Dirinya sebagai Ketua DPRD Pasbar<p>

Wakil DPRD Pasaman Barat, Endra Yama Putra bersama Dalius K, memimpin rapat Bamus dengan agenda penjadwalan paripurna pengusulan pergantian Ketua DPRD. Rapat Bamus ini merupakan tindak lanjut surat Partai Gerindra yang memberhentikan Pahrizal Hafni sebagai ketua dengan pengganti, Erianto. (robbi irwan)

PASAMAN BARAT (1/11/2021) - Wakil DPRD Pasaman Barat, Endra Yama Putra menginformasikan, Badan Musyawarah (Bamus) telah menjadwalkan paripurna pengusulan penggantian Ketua DPRD, Pahrizal Hafni pada 9 November 2021 mendatang.

"Jadwal ini disepakati melalui voting dalam rapat anggota Bamus yang juga dipimpin Wakil Ketua DPRD Pasaman Barat, Daliyus K dan Sekwan DPRD Pasmbar, Dasrial serta anggota Bamus lainnya," ungkap Endra Yama Putra usai rapat Bamus, Senin siang.

Dikatakan, pengusulan penggantian kader Partai Gerindra, Pahrizal Hafni ini, merupakan tindak lanjut dari surat Partai Gerindra ke DPRD Pasaman Barat perihal pergantian kader Partai Gerindra yang duduk sebagai pimpinan DPRD.


Sebelum diambil keputusan melalui mekanisme voting, ungkap dia, Pahrizal Hafni akhirnya memilih keluar (walk out) dari ruang rapat Bamus DPRD Pasaman Barat, setelah sebelumnya terjadi perdebatan panjang dengan anggota Bamus lainnya.

Ditemui terpisah, Pahrizal Hafni menyebut, dirinya saat ini tengah menggugat SK Partai Gerindra tentang pemberhentian dirinya sebagai ketua DPRD Pasaman Barat ke Pengadilan Negeri Pasaman Barat.

"Mana SK yang asli? Kalau ada SK yang asli tentang pemberhentian diri saya, saya akan legowo," tegas Farizal seputar alasan penolakan pemberhentiannya.(Baca: Pahrizal Hafni Ragukan SK Prabowo, Evi Yandri: Sanksinya Berat Sesuai AD/ART Partai Gerindra)

"Jadi, sabar dulu. Jangan tergesa-gesa mengagendakan rapat Bamus dengan agenda pemberhentian diri saya itu. Sekarang, belum jelas keakuratan tentang SK pemberhentian saya itu. Kita akan bertemu di Pengadilan Negeri dulu. Negara kita negara hukum," tegas Pahrizal Hafni sesaat sebelum berlalu meninggalkan ruangan.

Sesampai di pintu keluar rapat, Pahrizal Hafni menantang anggota Bamus dari Partai Gerindra, Dt Meilizar untuk menghadirkan SK penggantian dirinya dengan stempel basah yang diteken Prabowo Subianto ke ruang Bamus tersebut.

Berjiwa Besarlah

Sementara itu, Dt Meilizar memastikan, SK pemberhentian Pahrizal Hafni sebagai Ketua DPRD, sudah ditandatangani Ketua Umum DPP Gerindra, Prabowo Subianto dan Ahmad Muzani (Sekjen) sejak 8 Juni 2021 lalu.

"Setahu saya, SK tersebut asli dan stempel basah. Surat ini juga sudah diketahui pengurus DPC Partai Gerindra Pasaman Barat," tegasnya.

Ia menyebutkan, dalam surat DPP Partai Gerindra No: 06-102/Kpts/DPP GERINDRA/2021 tersebut dijelaskan, periode tahun 2021-2024 menetapkan H Erianto sebagai Ketua DPRD Pasaman Barat dan Melizar sebagai Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Pasaman Barat.

"Jadi, kurang jelas apalagi SK DPP Partai Gerindra itu. Jadi, tolong legowo dan berjiwa besarlah," harap Meilizar.

Hasil voting tertutup, dari 11 anggota Bamus itu, sebanyak sembilan orang setuju dengan rapat paripurna pengusulan penggantian pimpinan, satu abstain dan satu minta ditunda.

Berdasarkan hasil voting itu, Bamus kemudian mengagendakan rapat paripurna pengusulan penggantian pimpinan Ketua DPRD, Pahrizal Hafni pada 9 November 2021. (pl1)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar