Menkop UKM Bakal jadi Pembicara Utama di Webinar Bisnis Talk Iasma Landbouw

Al Imran | Kamis, 04-11-2021 | 05:26 WIB | 407 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Menkop UKM Bakal jadi Pembicara Utama di Webinar Bisnis Talk Iasma Landbouw<p>

Ketua Pelaksana SLA 2021 IASMA 1 Landbouw, Yofialdi.

PADANG (4/11/2021) - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM), Teten Masduki mengonfirmasi kehadiran sebagai pembicara utama (keynote speaker) pada webinar yang digelar panitia silaturahmi lintas angkatan (SLA) Angkatan 2021 SMAN 1 Bukittinggi.

Webinar Bisnis Talk seri III ini mengambil tema, "Menembus Pasar Disruptif dengan Digitalisasi, Menuju UMKM Tangguh dan Berkelanjutan untuk Mendukung Kekuatan dan Kedaulatan Ekonomi Bangsa."

"Panitia barusan mendapat kabar, Menkop UKM, Bapak Teten Masduki menyatakan kesediaan jadi keynote speaker dalam kegiatan yang akan digelar melalui aplikasi zoom meeting pada pukul 10.00 sampai selesai pada Ahad (7/11/2021) lusa," ungkap Ketua Pelaksana SLA 2021 IASMA 1 Landbouw, Yofialdi di Padang, Rabu malam.


Silaturahmi Lintas Angkatan (SLA) merupakan agenda tahunan yang digagas Pengurus Alumni SMA 1 Bukittinggi (Iasma Landbouw) Sumatera Barat, untuk mempersatukan seluruh alumni dalam sebuah perhelatan lintas angkatan dari yang baru lulus tahun 2021 sampai dengan yang senior lulusan tahun 50-an.

Pada tahun 2020, iven SLA ini memecahkan Rekor Muri untuk ketegori Reuni SMA Secara Daring Terbanyak yang diikuti 7.710 orang dari alumni tamat tahun 1960 sampai dengan 2020.

Dikatakan Yofialdi, pengusaha skala Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu pilar penguatan ekonomi secara nasional, terutama dalam memperluas lapangan kerja dan memberikan pelayanan ekonomi secara luas kepada masyarakat.

"UMKM Indonesia telah terbukti mendorong proses pemerataan dan peningkatan pendapatan masyarakat, pertumbuhan ekonomi, serta mewujudkan stabilitas nasional," ungkap Yofialdi.

Meskipun UMKM telah menunjukkan peranannya dalam perekonomian nasional, terang dia, UMKM Indonesia masih menghadapi berbagai hambatan dan kendala, baik yang bersifat internal maupun eksternal dalam hal produksi dan pengolahan, pemasaran, sumber daya manusia, desain dan teknologi, permodalan, serta iklim usaha.

"Melalui webinar ini, kita ingin membuka khasanah pengusaha UMKM kita dalam menghadapi era disruptif dan digitalisasi di masa Pandemi Covid19 ini," terang Yofialdi.

Menurut dia, perlu dilakukan sebuah upaya sinergis yang melibatkan berbagai pihak untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas UMKM. Dengan semakin baiknya kualitas UMKM, diharapkan akan semakin baik pula efek ganda (multiplier effects) terhadap penyerapan tenaga kerja.

"Dengan demikian, UMKM benar-benar mampu memberikan kontribusi signifikan, tidak saja untuk pertumbuhan namun juga pemerataan ekonomi nasional," tutupnya. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar