Kapolda Sumbar Tinjau Gebyar Sumdarsin Tingkat Pasbar

Al Imran | Sabtu, 06-11-2021 | 21:39 WIB | 44 klik | Kab. Pasaman Barat
<p>Kapolda Sumbar Tinjau Gebyar Sumdarsin Tingkat Pasbar<p>

Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Teddy Minahasa Putra diampingi Hamsuardi (bupati Pasbar), Risnawanto (Wabup Pasbar), meninjau Gebyar Vaksin dalam kegiatan Sumatera Barat Sadar Vaksin (Sumdarsin) II tingkat Pasbar, Sabtu. (robbi irwan)

PASAMAN BARAT (6/11/2021) - Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Teddy Minahasa Putra mengapresiasi antusiasme masyarakat Pasaman Barat dalam mengikuti Vaksinasi Covid19 yang terbilang sangat tinggi.

"Hal ini dapat menggambarkan bahwa masyarakat Pasbar memiliki kesadaran akan vaksin yang sangat baik," ungkap Irjen Teddy saat peninjauan Gebyar Vaksin dalam kegiatan Sumatera Barat Sadar Vaksin (Sumdarsin) II tingkat Pasbar, Sabtu.

Dia tampak didampingi Bupati Pasbar, Hamsuardi, Risnawanto (Wakil Bupati), AKBP M Aries Purwanto (Kapolres Pasbar) serta Forkopimda, Kepala OPD dan jajaran Polres Pasbar lainnya di halaman kantor bupati.


"Ucapan terimakasih dan apresiasi setinggi tingginya kepada Kepala Daerah dan seluruh Forkopimda Pasaman Barat. Saya melihat, jajaran Forkopimda Pasaman Barat ini bisa mengeksplorasi potensi-potensi yang ada, sehingga peningkatan vaksinasi jadi luar biasa," kata Irjen Teddy Minahasa Putra.

Dia menilai, masyarakat Pasbar termasuk pelajarnya sangat luar biasa dalam pelaksanaan vaksinasi. Dapat digambarkan bahwa masyarakat Pasbar memiliki kesadaran untuk vaksin.

"Tingkat kesadaran vaksin di Pasbar sangat tinggi, dilihat dari gestur bahwa masyarakat memang membutuhkan vaksin. Berbeda dengan beberapa daerah yang sudah saya kunjungi yang masih ragu untuk divaksin, namun di Pasbar terbukti bahwa vaksin sangat dibutuhkan oleh masyarakat," ungkapnya.

Dia optimistis, Pasbar akan mampu mengejar ketertinggalan capaian vaksinasi berdasarkan hasil evaluasi, baik tingkat provinsi maupun di tingkat nasional.

Menurutnya, capaian vaksinasi Pasbar dua minggu terakhir sudah meningkat secara signifikan. Dengan meningkatnya jumlah vaksinasi di Pasbar ini menjadi hal yang positif dan membuat target vaksinasi Provinsi Sumatera Barat dan Kabupaten Pasaman Barat menjadi meningkat.

Dalam menyukseskan seluruh kegiatan, kata dia, perlu sinergi dari seluruh lini, sehingga tak perlu menunggu satu bulan lagi untuk meningkatkan vaksinasi. Dengan terciptanya kerjasama yang baik, maka Pasaman Barat, akan mudah mencapai target vaksinasi dan meninggalkan daerah lain dalam capaian vaksin.

"Dalam menyukseskan dan mendorong kekebalan kelompok ada tiga hal yang harus dilakukan," unkapnya.

Pertama, bagaimana membuat masyarakat sadar akan vaksin, kedua bagaimana kesiapan vaksinator dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, ketiga ketersediaan vaksinasi itu menjadi tolak ukur dalam pencapaian vaksin yang semakin tinggi.

Sementara itu, Hamsuardi menjelaskan, Pasaman Barat memiliki 11 Kecamatan dengan 19 Nagari Induk. Target vaksin yang harus dicapai yaitu 333.063 orang sampai Desember, dengan target 75 persen.

Menurutnya, Gebyar Vaksinasi yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu dan hari ini menjadi tolak ukur untuk mendapatkan hasil yang baik.

"Gebyar Vaksin hari ini dilakukan di dua titik lokasi yaitu Kecamatan Pasaman, yaitu di Halaman Kantor Bupati, Aula, Balerong. Kedua Kecamatan Sungai Beremas di RTH Air Bangis," ungkapnya.

"Hal ini untuk mendorong capaian vaksinasi di Pasbar, sehingga ketertinggalan dapat kita dikejar," tambah Hamsuardi.

Capaian Vaksinasi Pasaman Barat saat ini, lanjutnya, berada pada posisi ke-13 se-Sumbar. Hal ini jauh meningkat, bila dibandingkan dengan capaian sebelumnya. Dirinya menegaskan, pemerintah akan mengupayakan capaian vaksinasi di Pasbar selalu meningkat.

"Kita targetkan vaksinasi 4.000 jiwa per hari untuk mencukupi target 75 persen per Desember nanti," ucapnya.

Dikesempatan tersebut, Irjen Teddy bersama Hamsuardi, juga memberikan penghargaan kepada petugas tenaga kesehatan selaku vaksinator, dan memberikan sembako kepada perwakilan masyarakat yang terkena dampak ekonominya karena pandemi Covid19. (pl1)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar