Wako Padang Panjang Ikut Berhujan-hujan di Upacara Hari Pahlawan

Al Imran | Rabu, 10-11-2021 | 18:01 WIB | 28 klik | Kota Padang Panjang
<p>Wako Padang Panjang Ikut Berhujan-hujan di Upacara Hari Pahlawan<p>

Pengendara yang melintas di Simpang PDAM Padang Panjang, untuk ikut mengheningkan cipta selama 60 detik pada Peringatan Hari Pahlawan, Rabu. (kominfo)

PADANG PANJANG (10/11/2021) - Upacara Peringatan Hari Pahlawan di halaman balai Kota Padang Panjang, Rabu diwarnai hujan lebat. Inspektur upacara, Wali Kota Padang Panjang, Fadly Amran saat membacakan amanat Menteri Sosial (Mensos) RI, Fadly memilih turun dari mimbar dan berhujan-hujan bersama seluruh peserta hingga upacara selesai.

Fadly menyebutkan, tema "Pahlawanku Inspirasiku" di Hari Pahlawan ini, diharapkan jadi sebuah momentum sekaligus inspirasi bagi seluruh komponen bangsa Indonesia dalam menghadapi kehidupan selanjutnya.

Dalam amanat Mensos yang dibacakannya, negeri ini mengalami penjajahan yang panjang dan menyakitkan. Berkali-kali pemberontakan lokal dikobarkan terhadap penjajah dalam kurun waktu 350 tahun, namun selalu mengalami kegagalan.


"Ratusan tahun kita dijajah, ratusan tahun kita terpecah belah, hingga akhirnya kita bersatu hingga saat ini," katanya.

Disebutkan, lidi kuat akan sulit dipatahkan jika dalam kesatuan. "Kita sadar, bahwa kita berbeda-beda, tetapi jangan sampai terpecah-pecah oleh perbedaan SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), karena akan membuat mundur jauh ke era sebelum Sumpah Pemuda 1928," sebutnya.

Dikatakan, dengan semangat, tekad, dan keyakinan pahlawan, harusnya dapat menginspirasi dan menggerakkan semua untuk mengemban misi bersejarah "mengalahkan" musuh bersama yang sesungguhnya, yaitu kemiskinan dan kebodohan dalam arti yang luas. Hal ini sejalan dengan tema Hari Pahlawan 2021, "Pahlawanku Inspirasiku."

"Kita mempunyai potensi besar dalam memenangkan perang melawan kemiskinan dan kebodohan. Karena, Indonesia mempunyai sumberdaya alam yang melimpah dan letak geografis yang strategis. Tantangan terbesar yang dihadapi yakni dibutuhkannya kerja keras secara berkelanjutan dengan didukung inovasi dan daya kreativitas yang tinggi serta semangat kewirausahaan yang pantang menyerah," ujarnya.

Ziarah ke TMP

Usai upacara bendera, dilanjutkan dengan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Kusuma Sakti di Kelurahan Kampung Manggis, Kecamatan Padang Panjang Barat. Ziarah diawali dengan penghormatan pada para arwah pahlawan, dilanjutkan dengan mengheningkan cipta dan doa bagi arwah pahlawan.

Disusul dengan peletakan karangan bunga, kemudian dilanjutkan dengan tabur bunga oleh rombongan ziarah ke pusara para pahlawan.

Kegiatan ini diikuti Forkopimda, Sekdako dan kepala OPD, Pepabri (Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan Polri), organisasi masyarakat Pemuda Pancasila dan Laskar Merah Putih.

Pengguna Jalan Ikut Mengheningkan Cipta

Memperingati Hari Pahlawan, pengguna jalan berhenti sejenak di Simpang PDAM untuk ikut mengheningkan cipta selama 60 detik. Dalam cuaca mendung, saat penayangan kibaran bendera merah putih di videotron Simpang PDAM, semua pengguna jalan menunduk mengheningkan cipta dalam keadaan hening.

Kasatlantas Polres Padang Panjang, AKP Dedi Antonis bersama jajaran dan Dinas Perhubungan mengatur lalu lintas dengan menghentikan para pengguna jalan. Ia mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

"Dalam memperingati Hari Pahlawan kita mengheningkan cipta 60 detik saja, untuk mengenang jasa para pahlawan kita yang sudah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia. Mari kita ingat kembali jasa para pahlawan kita. Kita hanya tinggal mempertahankan kemerdekaan Indonesia ini," ucapnya usai mengatur lalu lintas.

Disebutkannya, para pahlawan tidak mengharapkan penghargaan, kecuali tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. "Untuk itu mari kita terus mengenang jasa-jasa para pahlawan kita yang sudah berjuang sampai titik darah penghabisan," imbaunya. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar