Bupati Pasbar Salurkan 1 Ton Beras ke Warga di Lokasi Banjir

Al Imran | Kamis, 11-11-2021 | 20:04 WIB | 159 klik | Kab. Pasaman Barat
<p>Bupati Pasbar Salurkan 1 Ton Beras ke Warga di Lokasi Banjir<p>

Bupati Pasaman Barat, Hamsuardi meninjau lokasi banjir di Jorong Paroman, Nagari Sinuruik, didampingi sejumlah staf, Kamis. (robi irwan)

PASAMAN BARAT (10/11/2021) - Hujan yang mengguyur Kecamatan Talamau sejak Rabu sore hingga malam hari, mengakibatkan meluapnya sejumlah anak sungai sehingga menyebabkan banjir dan longsor di sejumlah titik.

Mengetahui peristiwa tersebut, Kamis (11/11/2021) pagi, Bupati Pasaman Barat, Hamsuardi beserta Tim langsung meninjau lokasi kejadian.

"Hari ini kami datang meninjau langsung lokasi banjir dan longsor di Jorong Paroman, Nagari Sinuruik dan Jorong Benteng, Nagari Talu, Kecamatan Talamau. Ini merupakan banjir dan longsor terparah dari yang pernah terjadi sebelumnya di daerah ini," ungkap Hamsuardi.


Tadi malam tak lama usai kejadian banjir dan longsor, lanjut Hamsuardi, Tim dari BPBD, PMI, Pol PP, bersama camat dan lainnya, sudah menuju lokasi membantu masyarakat dalam proses pengungsian ketempat yang aman.

"Sampai saat ini, tim dari BPBD, PU, PMI, Pol PP, Polri, TNI, kecamatan dan masyarakat juga masih berupaya membantu membersihkan material longsor yang menutupi jalan," terangnya.

"Karena ini harus segera kita selesaikan, sebab ini adalah jalan utama, jalan provinsi dan juga penghubung antara 2 kabupaten yakni Pasaman dan Pasbar," tambah dia.

Dalam peninjauan tersebut, Pemkab Pasaman Barat melalui Dinas Sosial memberikan bantuan sebanyak 1 ton atau 102 karung beras untuk korban banjir dan longsor.

"Ini baru bantuan sementara. Untuk bantuan lain seperti perbaikan jalan, rumah masyarakat yang rusak, sekolah, sawah yang tertimbun longsor dan lainnya, juga akan kita bantu dan kondisikan ke depan," ucapnya.

Sementara itu, Wali Nagari Sinuruik, Faridh Muhammad Ali mengatakan, dari 180 KK yang ada di Nagari Sinuruik, sebanyak 120 KK yang diungsikan ke tempat yang lebih aman yaitu ke daerah dataran tinggi di kampung Solok.

"Sementara ini, ada sekitar 120 KK yang diungsikan ke tempat yang lebih aman yaitu di kampung Solok Kecamatan Talamau. Apabila hari ini masih hujan, maka warga akan tetap di tempat pengungsian dan belum diperbolehkan kembali ke rumah," terangnya.

"Warga akan kita perbolehkan kembali, jika kondisi telah dinyatakan aman," tambah Faridh.

Dalam peristiwa ini, terangnya, selain terputusnya arus transportasi juga mengakibatkan sejumlah rumah warga rusak, sawah, sekolah, Puskesmas pembantu dan lainnya juga ikut tergenang air dan berlumpur.

"Dengan hadirnya bupati hari ini, kami berharap dapat memberikan perhatian lebih terhadap masyarakat di sini. Terimakasih atas bantuan semua pihak dari tadi malam hingga saat ini," terangnya.

"Mulai mengungsikan warga, membersihan material yang menutupi jalan hingga bantuan beras yang kami terima hari ini," tambahnya.

Bantuan dari Pemkab, terang dia, totalnya ada sekitar 4 ton. Untuk saat ini, baru 1 ton diserahkan. Pertama kalinya, akan diserahkan ke korban yang terdampak banjir dan longsor.

"Tiga ton lagi akan menyusul. Rencananya, akan kita bagikan pada masyarakat di tiga jorong yang ada di Nagari Sinuruik dan 3 jorong yang ada di Nagari Talu," terangnya. (pl1)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar