Satpol PP Padang Segel Cafe di Kawasan Belakang Tangsi, Ini Sebabnya

Al Imran | Kamis, 18-11-2021 | 20:39 WIB | 53 klik | Kota Padang
<p>Satpol PP Padang Segel Cafe di Kawasan Belakang Tangsi, Ini Sebabnya<p>

Dandim 0312/Padang, Kolonel Inf M Ghoffar Ngismangil bersama Danramil 01/Padang Barat lalu Kapolsek Padang Barat dan sejumlah perwakilan OPD terkait di Pemko Padang menyegel kafe Mungkin Esok Coffee, Rabu. (humas)

PADANG (17/11/2021) - Sat Pol PP Padang menyegel sebuah cafe yang menyediakan fasilitas live musik, Rabu. Kafe itu beralamat di Jalan Diponegoro, Kelurahan Belakang Tangsi, Kecamatan Padang Barat.

Setelah ditelisik lebih jauh, kafe 'Mungkin Esok Coffee' ini ternyata berstatus ilegal alias tak mengantongi izin apapun.

"Kita melakukan penghentian sementara atau penyegelan terhadap kafe tersebut. Penyebabnya, kafe ini jelas melakukan beberapa pelanggaran," ungkap Kabid P3D Satpol PP Padang, Bambang Suprianto di sela penyegelan.


Pelanggaran yang dilakukan, ungkap dia, aturan protokol kesehatan (Prokes) Covid19 sesuai Peraturan Daerah (Perda) No 1 Tahun 2021 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Pasal 38 Ayat 1.

Juga melanggar Perda Padang No 11 Tahun 2005 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat.

Kafe Mungkin Esok Coffee ini, melalui akun sosial medianya, menayangkan puluhan muda-mudi bernyanyi dan menari secara bebas di kafe tersebut. Bahkan, rata-rata dari mereka melanggar aturan Prokes Covid19 seperti tidak menggunakan masker dan tidak menerapkan physical distancing.

Layak Ditindak

Terpisah, Wali Kota Padang Hendri Septa ikut mengucapkan terima kasih dan apresiasinya kepada semua pihak yang ikut melakukan tindakan tegas terhadap kafe Mungkin Esok Coffee tersebut.

"Atas nama Pemerintah Kota Padang, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak terkhusus Pak Kapolresta Padang dan Pak Dandim 0312/Padang beserta jajaran yang telah mendukung Sat Pol PP dalam menindak tegas kafe yang melanggar aturan tersebut," ungkap Hendri.

Selain melanggar Prokes Covid-19, ungkap Hendri, cafe ini juga tidak berizin sehingga patut ditindak tegas. "Kita berharap, hal serupa tidak terjadi lagi dimana saja di kota ini, apalagi Kota Padang masih dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level II," tegas Hendri sewaktu dihubungi awak media.

Terlibat langsung dalam penyegelan tersebut, Dandim 0312/Padang, Kolonel Inf M Ghoffar Ngismangil bersama Danramil 01/Padang Barat lalu Kapolsek Padang Barat dan sejumlah perwakilan OPD terkait di Pemko Padang. (vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar