Polres Pasbar Sediakan Kendaraan untuk Angkut warga ke Lokasi Vaksinasi

Al Imran | Minggu, 21-11-2021 | 13:25 WIB | 56 klik | Kab. Pasaman Barat
<p>Polres Pasbar Sediakan Kendaraan untuk Angkut warga ke Lokasi Vaksinasi<p>

Kapolres Pasbar, AKBP M Aris Purwanto bersama unsur Forkopimca, meninjau pelaksanaan vaksinasi di di lapangan bola kaki Padang Canduh, Kecamatan Kinali. (robi irwan)

PASAMAN BARAT (21/11/2021) - Sebanyak delapan gerai vaksinasi disediakan Pemkab Pasaman Barat di lapangan bola kaki Padang Canduh, Kecamatan Kinali. Vaksinasi ini digelar dalam rangka menyukseskan gerakan Sumatera Barat Sadar Vaksin (Sumdarsin) gelombang keempat.

"Kita akan terus melaksanakan gebyar vaksin setiap hari. Bagi masyarakat yang tidak memiliki kendaraan, akan disediakan mobil operasional dari Polres yang siap antar jemput masyarakat yang ingin vaksin," ungkap Kapolres Pasaman Barat AKBP M Aries Purwanto disela peninjauan, Ahad siang.

Pada peninjauan bersama unsur Forkopimda Kinali itu, AKBP Aries melihat, para pelajar dan warga lanjut usia (Lansia) tampak antusias mengikuti vaksinasi Covid19 ini. Diketahui, vaksin ini bertujuan untuk menekan laju penularan Covid19.


"Dengan vaksinasi ini, semoga kekebalan kelompok (herd immunity) dapat tercapai sehingga fatalitas Covid19 dapat ditekan," ucap AKBP Aries.

Ia menyampaikan ucapan terima kasih pada masyarakat yang telah datang untuk mengikuti vaksinasi. Sampai akhir tahun nanti, target vaksinasi dapat tercapai dan tahun 2022 masyarakat sudah divaksin secara keseluruhan.

"Tujuannya, tentu agar imun tubuh dapat meningkat atau mencapai herd immunity sebagai antisipasi penyebaran Covid19," katanya.

Ia juga mengajak masyarakat yang belum divaksin, untuk dapat mendatangi lokasi yang telah disediakan dengan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP).

"Bagi masyarakat yang ingin ikut vaksin, juga bisa mendaftar ke Bhabinkamtibmas yang ada di nagari atau Polsek terdekat," paparnya.

Selain itu, dia juga menyampaikan, setiap harinya di Mako Polres Pasbar juga dilakukan vaksinasi. Tujuannya, untuk memudahkan masyarakat untuk mendapatkan vaksin.

Ia juga mengingatkan masyarakat, untuk tetap menjalankan protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan.

"Walaupun sudah divaksin, bukan berarti kita tidak lagi menerapkan protokol kesehatan Covid19 yang ada," tegasnya.

Sementara itu, salah seorang Lansia, Yatini (71) yang berasal dari Koja, pada kesempatan itu mengaku datang untuk mendapatkan vaksin ke dua. Untuk vaksin pertama, dia memang mengalami demam dan meriang. Setelah minum obat, demamnya hilang dalam dua hari.

"Alhamdulillah, vaksin kedua baru saja selesai dilakukan. Hanya terasa nyeri di bekas suntikan. Semoga saya tidak demam lagi," harapnya.

Lansia yang lahir tahun 1950 itu tidak merasa takut untuk divaksin. Karena, ia ingin merasakan suasana kebebasan tanpa harus dibatasi pandemi Covid19.

Dalam kesempatan itu, dia juga bahagia. Pasalnya, setelah vaksin, tim Sumdarsin menyediakan sembako bagi Lansia usia 45 tahun ke atas. "Insyaa Allah dapat sehatnya, berkah sembakonya," kata Yatini.

Sementara itu, salah seorang pelajar dari XIII SMP 2 Kinali, Winda Sari (15) mengaku senang mendapatkan vaksin ke dua. Karena, ia dan teman-temannya sudah ingin merasakan Proses Belajar Mengajar (PBM) tanpa dibatasi.

"Setelah vaksin ini, kami harapkan PBM kembali normal. Hari ini saya dan teman-teman antusia mengikuti vaksin ini. Setelah melakukan suntik vaksin, kami mendapatkan makanan gratis dari panitia," katanya. (pl1)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar