Hendri Septa Berjanji Kawal Kasus Kejahatan Terhadap Anak Sampai Tuntas

Al Imran | Selasa, 23-11-2021 | 20:01 WIB | 22 klik | Kota Padang
<p>Hendri Septa Berjanji Kawal Kasus Kejahatan Terhadap Anak Sampai Tuntas<p>

Wako Padang, Hendri Septa bersama Program Manager Yayasan Ruang Anak Dunia, Wanda Leksmana. (humas)

PADANG (22/11/2021) - Meningkatnya kasus kejahatan pada anak di bawah umur di Padang, mendapat perhatian khusus dari Wali Kota Padang, Hendri Septa. Ia menyatakan, fokus dan berjanji akan mengawal kasus tersebut sampai tuntas.

"Saya mengutuk keras kejahatan seksual pada anak di bawah umur yang terjadi baru-baru ini di Kota Padang. Ini akan jadi perhatian serius oleh Pemerintah Kota Padang, untuk mengungkap dan mengatasinya agar jangan ada lagi korban-korban selanjutnya," ungkap Hendri Septa, Senin.

Diketahui, pada 18 November 2021, Polresta Padang menangkap sejumlah orang yang melakukan pemerkosaan terhadap dua anak di bawah umur berusia 5 tahun dan 7 tahun. Pelaku merupakan orang terdekat korban, yakni kakek, paman, dua orang kakak, tetangga hingga teman paman korban.


Kemudian setelahnya, terungkap pula kasus pencabulan yang dilakukan seorang oknum guru ngaji kepada belasan muridnya yang masih berumur sekitar 8 sampai 9 tahun.

Hendri Septa mengatakan, untuk mengatasi meningkatkanya kasus kekerasan pada anak diperlukan kerja sama semua pihak.

"Tidak hanya Pemko dan kepolisian, kita juga butuh dukungan ninik mamak, alim ulama, bundo kandung, tokoh masyarakat, keluarga, lingkungan sekitar dan pihak-pihak terkait lainnya," sebut Hendri Septa.

Sementara, Program Manager Yayasan Ruang Anak Dunia, Wanda Leksmana menilai, meningkatnya kasus kejahatan seksual pada anak akibat semua pihak termasuk anak belum terpapar secara optimal tentang pendidikan kesehatan reproduksi.

Padahal, ini penting diberikan agar anak dan orang tua mengetahui bagian tubuh mana saja yang boleh dan tidak boleh disentuh oleh orang lain.

"Kedepan, perlu didorong hadirnya kurikulum pada satuan pendidikan di sekolah terkait dengan pendidikan kesehatan reproduksi," cetus Wanda.

Pada sisi lain, Wanda menilai sensitifitas perlindungan anak sudah semakin membaik, karena semua pihak sudah bersedia melaporkan segala bentuk tindakan kekerasan terhadap anak kepada pihak yang berwenang.

"Kedepan, agar kekerasan terhadap anak ini tidak meningkat kita perlu memantapkan sistem pencegahan dan penanganan kasus kekerasan terhadap anak yang holistik, terintegrasi dan berkelanjutan."

"Seperti, menjamin hak hidup dan kelangsungan hidup anak, nondiskiriminasi, mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak dan mendengarkan setiap aspirasi bagi anak," ulasnya.

"Di samping itu, juga butuh sinergi dan kolaborasi dengan semua pihak, termasuk anak, keluarga, dunia usaha dan media massa," pungkas Wanda yang pernah meraih penghargaan kategori Pemerhati Pemenuhan Hak-hak Anak dari Wali Kota Padang itu. (vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar