Wako Padang Bezuk Siswa MTsN Korban Penusukan di Bungus

Al Imran | Rabu, 24-11-2021 | 23:33 WIB | 17 klik | Kota Padang
<p>Wako Padang Bezuk Siswa MTsN Korban Penusukan di Bungus<p>

Wako Padang, Hendri Septa mengunjungi IAF, siswa MTsN 7 Padang yang jadi korban penusukan rekan satu sekolahnya, Rabu. (humas)

PADANG (24/11/2021) - Perkelahian yang berujung penusukan terhadap seorang murid MTsN 7 Padang di Bungus Barat, Kecamatan Bungus Teluk Kabung (Bungtekab), direspon Wali Kota Padang, Hendri Septa dengan langsung membezuk korban ke kediamannya yang tidak jauh dari lokasi sekolahnya tersebut, Rabu.

Kedatangan Hendri dan rombongan, disambut keluarga korban, IAF (15). Selain itu, juga hadir Kepala MTsN 7 Padang, Edi Hadison.

"Kami sengaja datang langsung untuk melihat kondisi IAF secara langsung. Alhamdulillah, kondisinya saat ini mulai membaik dibanding pascakejadian, Senin (22/11/202) lalu," ucap Hendri.


Diketahui, penusukan terhadap IAF, ternyata dilakukan LNG (14) yang tak lain adalah teman satu sekolahnya di MTsN 7.

Insiden penusukan tersebut bermula atas adanya perselisihan keduanya, dimana korban diserang oleh pelaku menggunakan gunting saat jam istirahat di kantin sekolah. Korban pun mengalami luka berat akibat tusukan dari pelaku di bagian leher, lengan hingga punggung.

Hendri mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan terjadinya hal tersebut. Ia berharap dan menegaskan agar hal semacam ini jangan sampai terjadi lagi, khususnya dalam dunia pendidikan di Kota Padang.

"Kejadian seperti ini, sangat kita khawatirkan. Karena bisa saja hal tersebut disebabkan pengaruh tontonan yang tidak bisa difilter mereka dengan baik."

"Maka dari itu, faktor komunikasi dari pihak keluarga sangatlah penting dalam mengawasi anak-anaknya agar jangan salah dalam pergaulan dan mengambil tindakan. Begitu juga peran ninik mamak, bundo kanduang serta para guru di sekolah, semuanya memiliki peran yang sangat penting dalam hal ini," cetusnya.

Hendri pun juga mewanti-wanti para guru di Padang, agar senantiasa menyampaikan dan mengarahkan murid-muridnya untuk tidak melakukan tindakan yang terlarang.

"Jangan sampai mereka para generasi muda kita terpengaruh, untuk melakukan hal negatif dan membahayakan keselamatan dirinya dan orang lajn. Seperti kasus penusukan yang dialami IAF ini, bisa jadi salah satu penyebabnya akibat kurang terperhatikannya anak-anak kita dalam bergaul dan begitu juga tidak adanya pengawasan terhadap tindak tanduk mereka," lanjut dia.

Terakhir, Hendri juga mengungkapkan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyelamatkan IAF di samping mengusut tuntas dalih pelaku melakukan penusukan.

"Kami mendoakan kesembuhan untuk IAF. Kepada pelaku setelah ditangkap pihak kepolisian, diharapkan tidak mengulanginya lagi. Sebagaimana kita perlu lebih dalam lagi mengenal LNG, kenapa bisa melakukan hal tersebut," tukas Hendri.

Turut hadir mendampingi Hendi, di antaranya Kepala DP3AP2KB, Editiawarman, Kepala Dinas Sosial Afriadi serta Sekcam dan lurah setempat. (vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar