98 Rutilahu di Padang Bakal Direhab, Wako: Gunakan Sesuai Peruntukan

Al Imran | Kamis, 25-11-2021 | 17:49 WIB | 11 klik | Kota Padang
<p>98 Rutilahu di Padang Bakal Direhab, Wako: Gunakan Sesuai Peruntukan<p>

Wali Kota Padang, Hendri Septa foto bersama calon penerima rehab rumah tidak layak huni (Rutilahu) di Padang, di Palanta Kediaman Resmi, Rabu. (humas)

PADANG (24/11/2021) - Sebanyak 98 unit rumah tidak layak huni (Rutilahu) di Padang, akan direhab melalui dana pokok-pokok pikiran (Pokir) anggota DPR RI, HM Asli Chaidir. Serah terima bantuan berlangsung di Palanta Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Rabu.

Bantuan dana rehabilitasi rumah tersebut diterima Wali Kota Padang, untuk diteruskan pada warga yang rumahnya akan direhab.

Dalam sambutannya, Hendri mengatakan, bantuan rehabilitasi Rutilahu sebesar Rp20 juta untuk masing-masing penerima tersebut, juga bekerjasama dengan Kementerian Sosial.


"Terima kasih kami ucapkan pada Bapak Asli Chaidir yang telah menyalurkan dana Pokirnya untuk merehab rumah warga yang tidak layak huni di Padang. Bantuan ini sangat berarti bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan," ucap Hendri didampingi Kadinsos, Afriadi.

Dijelaskan, rehabilitasi rumah tersebut ditujukan untuk keluarga miskin, yang karena alasan ekonomi tidak mampu memenuhi kebutuhan papan dan menempati rumah yang tidak layak huni.

"Penerima bantuan diminta menandatangani berita acara serah terima, menyertakan fotokopi buku tabungan dan membuat laporan pertanggungjawaban," tutur dia.

"Selanjutnya, realisasi atas Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah dibuat dibuktikan dengan kwitansi bermaterai dengan menyertakan foto awal bangunan, proses rehab, hingga bangunan selesai direhab," jelas Hendri.

"Laporan pertanggungjawaban yang disertai rincian biaya tersebut, harus selesai dalam kurun waktu 3 bulan setelah direhab. Untuk itu, pihak kelurahan diminta membantu masyarakat dalam menyiapkan seluruh persyaratan yang diminta," tambah dia.

Di akhir sambutannya, Hendri berpesan, penerima bantuan dapat memanfaatkan bantuan tersebut sesuai dengan peruntukkannya dan jangan sampai disalahgunakan. (vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar