Yayasan APB dan IKPM Gontor Bicarakan Pembangunan di Daerah 3T dengan Wawako Bukittinggi

Al Imran | Senin, 29-11-2021 | 22:18 WIB | 68 klik | Kota Bukittinggi
<p>Yayasan APB dan IKPM Gontor Bicarakan Pembangunan di Daerah 3T dengan Wawako Bukittinggi<p>

Wawako Bukittinggi, Marfendi beraudiensi dengan pengurus Yayasan APB Sumatera Barat dan IKPM Gontor, di rumah dinas Wawako, Senin. (hamriadi)

BUKITTINGGI (29/11/2021) - Ketua Yayasan Aksi Peduli Bangsa (APB) Sumatera Barat, Ustad Arifin Jayadiningrat memaparkan gerakan Peduli Mentawai yang telah diinisiasi lembaga yang bergerak di bidang kemanusiaan itu, saat berdialog dengan Wakil Wali Kota Bukittinggi, Marfendi, Senin.

"Kita berkumpul dengan pimpinan Pondok Pesantren untuk membuat gerakan 'Peduli Mentawai,' bukan hanya dalam dakwah dan pendidikan. Akan tetapi, juga pembangunan Mentawai secara keseluruhan," ujar Arifin dalam pertemuan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan itu.

Bersama Yayasan APB, juga hadir pengurus Ikatan Keluarga Pondok Moderen (IKPM) Gontor di Sumatera Barat pada pertemuan di rumah dinas Wawako itu. Diketahui, Marfendi merupakan salah seorang alumni Pondok Pesantren Gontor yang terletak di Jawa Timur itu.


Arifin berharap, Mentawai sebagai daerah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar), dapat jadi perhatian khusus pemerintah terutama pemerintah pusat.

"Pertemuan dengan Wawako Bukittinggi ini, merupakan upaya kolaborasi untuk langkah ke depan secara berkelanjutan dengan pimpinan pondok pesantren yang ada," ungkapnya.

Sementara itu, Marfendi menuturkan, aksi sosial kedua organisasi yang bergerak di bidang kemanusiaan ini, tetap saling membantu demi kemaslahatan umat.

"Kami juga telah melakukan hal sama di Mentawai. Saat ini, sudah ada 25 orang dai yang selalu siap turun ke pedalaman untuk memberikan tausiyah pada masyarakat," ungkapnya.

Marfendi meminta, jangan sampai patah semangat demi ibadah dan kebaikan umat, karena setiap harapan dan do'a didengar Allah SWT. (ham)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Kota Bukittinggi