Andani Eka Putra Rancang Alat Pendeteksi Covid19 untuk Swab PCR maupun Antigen

Al Imran | Senin, 29-11-2021 | 23:03 WIB | 79 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Andani Eka Putra Rancang Alat Pendeteksi Covid19 untuk Swab PCR maupun Antigen<p>

Tenaga ahli Menteri Kesehatan (Menkes) Bidang Penanganan Pandemi Covid19, Andani Eka Putra (baju putih) saat jadi pembicara pada sosialisasi pencegahan dan pengendalian Covid19 melalui penceramah agama/mubaligh yang digelar Dinas Kesehatan Sumbar di Padang, Senin.

PADANG (29/11/2021) - Tenaga ahli Menteri Kesehatan (Menkes) Bidang Penanganan Pandemi Covid19, Andani Eka Putra menegaskan, dirinya tak akan jadi profesor sebelum berbuat nyata untuk masyarakat.

"Dalam waktu dekat, saya sudah merancang alat pendeteksi Covid untuk Swab PCR maupun Antigen. Doakan alat yang saya buat ini segera terealisasi," ungkap Andani saat jadi pembicara pada sosialisasi pencegahan dan pengendalian Covid19 melalui penceramah agama/mubaligh yang digelar Dinas Kesehatan Sumbar di Padang, Senin.

Selain bicara rancangannya tentang alat pendeteksi, Andani juga tidak menafikan, ada pihak yang memanfaatkan situasi pandemi Covid19 ini.


"Soal swab dan vaksin, saya tidak menampik, ada yang memanfaatkan situasi untuk berbisnis. Namun, perlu saya tegaskan, vaksin ini sangat anjurkan sebagai ikhtiar dalam hidup ini," tegas Andani yang juga Kepala Laboratorium Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Universitas Andalas (Unand).

Dikesempatan pertemuan dengan para mubaligh ini, Andani juga mengungkapkan keheranannya terhadap sikap masyarakat terhadap penyebaran virus corona ini. "Pandemi Covid19 yang segera memasuki tahun ketiga, masih ada masyarakat yang tak mempercayainya," ungkap dia.

"Padahal, kejadiannya nyata di depan mata kita semua. Saat Covid19 melonjak naik, rumah sakit dimana-mana penuh," ungkap Andani saat jadi pembicara pada

Sosialisasi ini telah dimulai sejak Kamis (25/11/2021), di Hotel Rocky, Padang. Pesertasnya berjumlah 100 orang terdiri dari mubaligh dari Kota Padang, Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman.

Untuk gelombang ke-2, Senin (29/11/2021), di Hotel Rocky, Padang. Peserta berjumlah 100 orang yang merupakan mubaligh dari Kota Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, Kota Bukittinggi, Kabupaten Agam, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, Kota Solok, Kabupaten Solok, Kabupaten Sijunjung, Kota Sawahlunto dan Kabupaten Pesisir Selatan.

Gelombang ke-3 akan digelar Selasa (30/11/2021), bertempat di Hotel Rocky, Padang. Peserta berjumlah 100 orang mubaligh dari Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Pasaman Barat.

Dijelaskan Andani, sejak awal dirinya sudah menyampaikan di berbagai forum termasuk di acara talk show ILC di TVOne, banyak elemen masyarakat yang gagal paham terkait Covid19 ini.

"Tidak hanya masyarakat, pemerintah pun gagal paham bahkan dokter ada juga yang gagal paham. Ada yang kena Covid19, lalu rumahnya disemprot pakai disinfektan bahkan sampai kejalanan. Ini kan gagal paham," terang Andani. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar