Presiden Jokowi Serahkan DIPA 2022, Ini Rencana Padang Panjang

Al Imran | Selasa, 30-11-2021 | 12:31 WIB | 45 klik | Kota Padang Panjang
<p>Presiden Jokowi Serahkan DIPA 2022, Ini Rencana Padang Panjang<p>

Tangkapan layar kegiatan penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA), Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) 2022, Senin siang.

PADANG PANJANG (29/11/2021) - Presiden, Joko Widodo didampingi Wakil Presiden, Ma'ruf Amin dan Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati, serahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA), Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) 2022, Senin siang.

Kegiatan tersebut diikuti secara virtual Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Padang Panjang, Zulkifli beserta sejumlah staf, di ruang VIP Balai Kota.

"Ketika DIPA ini telah sampai ke tangan pengelola anggaran, secepatnya akan ditelaah, diteliti dan dipelajari. Agar ketika masuk Januari 2022, para pengelola anggaran sudah siap mengeksekusi penggunaan anggaran 2022 ini, terutama dalam membangkitkan perekonomian," ungkap Zulkifli usai mengikuti kegiatan itu.


Dikesempatan itu, Presiden Jokowi menyampaikan, Tahun Anggaran 2022 masih dibayangi ketidakpastian dan pandemi Covid19 yang belum berakhir. Oleh karena itu, antisipasi dan mitigasi perlu disiapkan sedini mungkin agar tidak mengganggu kesinambungan program reformasi struktural serta program pemulihan ekonomi nasional yang sedang dilaksanakan di Indonesia.

"Menghadapi ketidakpastian tahun 2022, kita harus merancang APBN Tahun 2022 yang responsif, yang antisipatif, dan juga fleksibel. Selalu berinovasi dan mengantisipasi berbagai perubahan yang terjadi dengan tetap menjaga tata kelola yang baik," ujar Presiden Jokowi.

Kepala Negara menambahkan, APBN 2022 akan memiliki peran yang sangat sentral, terlebih untuk mendukung Presidensi G20 Indonesia.

"Sebagai Presidensi G20, kita harus menunjukkan kemampuan kita dalam menghadapi perubahan iklim terutama dalam pengurangan emisi dan gerakan perbaikan lingkungan secara berkelanjutan. Kita harus menunjukkan aksi nyata, komitmen kita pada green dan sustainable economy," ujarnya.

Selain itu, APBN 2022 juga harus mendorong kebangkitan ekonomi nasional dan mendukung reformasi struktural. Ditegaskan Presiden, pada tahun mendatang pemerintah akan fokus pada enam kebijakan utama.

Adapun enam kebijakan utama tersebut, yaitu:

  • 1. Melanjutkan pengendalian COVID-19 dengan tetap memprioritaskan sektor kesehatan.
  • 2. Menjaga keberlanjutan program perlindungan sosial bagi masyarakat kurang mampu dan rentan.
  • 3. Peningkatan SDM yang unggul.
  • 4. Melanjutkan pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kemampuan adaptasi teknologi.
  • 5. Penguatan desentralisasi fiskal untuk peningkatan dan pemerataan kesejahteraan antardaerah.
  • 6. Melanjutkan reformasi penganggaran dengan menerapkan zero-based budgeting agar belanja lebih efisien.

"Di tahun 2022 kita harus tetap mempersiapkan diri menghadapi risiko pandemi COVID-19 yang masih membayangi dunia dan negara kita Indonesia. Ketidakpastian bidang kesehatan dan perekonomian harus menjadi basis kita dalam membuat perencanaan dan melaksanakan program," pungkasnya.

Hadir secara fisik, sembilan kementerian/lembaga untuk menerima DIPA dari Presiden secara simbolis. Kesembilan kementerian/lembaga tersebut memenuhi kriteria antara lain memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam tiga tahun terakhir, merepresentasikan bidang prioritas tahun 2022, serta memiliki nilai kinerja penganggaran yang baik.

Kesembilan kementerian/lembaga tersebut yaitu Kementerian Kesehatan; Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi; Kementerian Komunikasi dan Informatika; Kementerian Pertanian; Kementerian Pertahanan; Kepolisian Negara Republik Indonesia; Kementerian Perhubungan; Badan Pemeriksa Keuangan; dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Turut mendampingi Presiden yaitu Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Keuangan Sri Mulyani. (ham)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Kabar Daerah

Berita Kota Padang Panjang