Bukittinggi akan Libatkan KPA untuk Cegah Penularan HIV/AIDS

Al Imran | Rabu, 01-12-2021 | 12:56 WIB | 79 klik | Kota Bukittinggi
<p>Bukittinggi akan Libatkan KPA untuk Cegah Penularan HIV/AIDS<p>

Bukittinggi akan Libatkan KPA untuk Cegah Penularan HIV/AIDS

BUKITTINGGI (1/12/2021) - Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi akan melakukan pencegahan penularan HIV/AIDS dengan melibatkan seluruh elemen yang ada di kota itu.

"Pencegahan melibatkan semua pihak, salah satunya Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) sangat diperlukan," kata Wakil Kota Bukittinggi, Erman Safar saat jumpa pers di rumah dinas Belakang Balok, Rabu (1/12/2021).

Ia mengatakan, dengan melibatkan KPA, akan bisa menyentuh kelompok-kelompok tersebut secara langsung.


"Mereka semuanya bisa saja tertutup dengan kita, maka dengan peran KPA, mereka bisa kita dekati secara langsung," ucapnya.

Wako mengatakan, sejak dua tahun lalu, KPA tidak ada kegiatan karena tidak ada anggaran dari pemerintah.

"Untuk tahun depan, kita akan kembali anggarkan kegiatan untuk KPA sehingga mereka bisa lagi menggelar kegiatan untuk pencegahan HIV/AIDS," paparnya.

Ia menyampaikan, saat ini jumlah penderita HIV/AIDS sudah mencapai ribuan, mulai dari yang tua sampai yang muda.

"Zaman dulu penderita HIV/AIDS merupakan mereka yang menggunakan jarum suntik secara bergantian. Sekarang banyak diakibatkan prilaku seksual yang menyimpang," kata wako.

Ia menyebutkan, penderita HIV/AIDS sudah menyentuh seluruh tingkatan sosial, yaitu mulai dari yang berada sampai yang tidak berada, dan mulai dari yang berpendidikan sampai yang tidak berpendidikan.

"Di pemerintahan juga ada penderita HIV. Maka dari itu, kota sangat berkomitmen pemerintahan dan seluruh elemen bersama-sama menutasan masalah tersebut," paparnya.

Disampaikan, pada tahun 2021 tercatat ada sebanyak ribuan orang dilakukan tes VCT, dan dinyatakan ada sebanyak 18 orang positif HIV.

"Pemerintah perlu melakukan pembenahan karena dari pelaku LGBT dan narkoba suntik, tidak satu kelompok namun sudah seluruh tingkat sosial," ucapnya.

Ia menyebutkan, sebanyak 18 orang dinyatakan positif HIV di kota Bukittinggi, merupakan warga yang beraktivitas di kota Bukittinggi. (ham)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Kota Bukittinggi