HJK Padang Panjang ke-231, Gubernur Apresiasi Kolaborasi Pemko dan DPRD

Al Imran | Rabu, 01-12-2021 | 20:27 WIB | 40 klik | Kota Padang Panjang
<p>HJK Padang Panjang ke-231, Gubernur Apresiasi Kolaborasi Pemko dan DPRD<p>

Suasana sidang paripurna istimewa DPRD Padang Panjang dengan agenda HJK ke-231, yang dihadiri Gubernur Sumbar, Mahyeldi, Fadli Amran (Wako Padang Panjang) dan jajaran serta undangan lainnya., Rabu. (kominfo)

PADANG PANJANG (1/12/2021) - Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi menyebutkan, di tengah pandemi, Pemko Padang Panjang memastikan perjalanan pemerintahan berjalan baik. Kolaborasi yang dibangun dalam memajukan potensi yang ada, telah membawa Padang Panjang meraih berbagai capaian prestasi.

"Padang Panjang semakin megah, wali kota dan ketua DPRD-nya jadi panutan. Di tengah pandemi, Pemko memastikan perjalanan pemerintahan berjalan maksimal. Tantangan ke depan semakin berat, kita tidak tahu kapan pandemi akan berakhir," ucap Mahyeldi saat memberikan sambutan pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD tentang Peringati Hari Jadi Kota (HJK) Padang Panjang ke-231, Rabu.

Tema besar yang diusung pada HJK pada 2021 ini adalah 'Padang Panjang Bangkit dan Berjaya.'


Mahyeldi mengapresiasi keberhasilan Padang Panjang dalam vaksinasi. "Padang Panjang paling baik dalam pelaksanaan vaksin. Buah kerja keras, buah sinergisitas yang baik semua pihak. Itulah alasan kenapa banyak agenda besar dilaksanakan di Kota Padang Panjang. Kota ini memiliki potensi besar dalam pengendalian Covid19," pujinya.

Mahyeldi yakin, Pemerintah Kota dan DPRD mampu memberikan yang terbaik serta memberikan dampak yang signifikan terhadap masyarakat.

"Capaian pembangunan, menjadi spirit optimisme untuk menjadikankan Padang Panjang lebih maju lagi di masa mendatang. Sehingga, memberikan kontribusi terbaik bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia, Sumatera Barat khususnya," tuturnya.

Ia berharap, berbagai capaian tersebut menjadi momentum yang penting dalam sejarah perjalanan Kota Padang Panjang serta tetap berpegang pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, kunci sukses penyelengaraan pemerintah daerah, di antaranya ciptakan program yang inovatif dan libatkan partisipasi masyarakat di ranah maupun di rantau dalam penyelenggaraan pemerintahan.

"Jangan takut melakukan inovasi, karena inovasi dilindungi undang undang. Dengan inovasi ada percepatan, akan ada langkah yang lebih besar lagi dimasa depan. Perkembangan daerah tergantung inovasi pemerintah daerah dalam memaksimalkan potensi daerah," ulasnya.

Mahyeldi menyarankan, agar dihadirkan potensi keunggulan daerah sehingga Padang Panjang menjadi kota tujuan. Lalu, tingkatkan partisipasi masyarakat dalam penyelengaraan daerah. "Teruslah berkarya agar Kota Padang Panjang jadi idola," tuturnya.

Bangkit dan Berjaya

Sementara, Wali Kota Padang Panjang, Fadly Amran menyampaikan, sejumah indikator pembangunan mulai menunjukkan perbaikan. Di antaranya, Indeks Reformasi Birokrasi Padang Panjang meningkat dari 50,49 pada tahun 2018 menjadi 52,82 pada tahun 2020 dan ditargetkan mencapai 54,02 di tahun 2021 ini.

Kemudian, SAKIP Padang Panjang meningkat dari 58,69 dengan predikat CC di tahun 2020 menjadi 60,80 dengan predikat B dan ditargetkan mencapai 61,2 pada tahun 2021.

"Opini BPK terhadap laporan keuangan pemerintah daerah, alhamdulillah dapat dipertahankan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama lima kali berturut-turut. Insyaa Allah akan tetap bertahan. Hal ini menunjukkan stablitas kinerja pengelolaan keuangan daerah yang baik dan memenuhi standar," sebutnya.

Di samping itu, Indeks Kepuasan Masyarakat juga mengalami peningkatan jadi 80,62 pada tahun 2020, tahun 2021 ditargetkan menjadi 89,07.

"Banyak sekali pencapaian yang sudah diraih, baik tata kelola pemerintahan, pencapaian di bidang kemasyarakatan dan program-program kita. Alhamdulillah, berkat kerja sama ketua dan anggota DPRD, Forkopimda, capaian vaksinasi kita menjadi yang tertinggi di Sumatera Barat," ujar Fadly.

Dikatakan, hal itulah yang membawa Padang Panjang dapat melaksanakan kegiatan-kegiatan besar tingkat provinsi, di beberapa bulan terakhir. Seperti MTQ ke-39 yang dihadiri masyarakat yang tumpah ruah.

"Target kami agar Padang Panjang jadi kota tujuan," sebut Fadly seraya menyebutkan Padang Panjang jelang 1 Desember juga turut menjadi tuan rumah tingkat provinsi dan nasional seperti Andalas Santri's Camp, Art Fest, Fun Airsoft Gun Day, HUT PGRI Tingkat Sumbar.

Wujud Rasa Memiliki dan Cinta

Ketua DPRD Padang Panjang, Mardiansyah saat memimpin rapat paripurna istimewa ini mengungkapkan, sesuai Pasal 2 Perda No 17 Tahun 2004, ditetapkan tanggal 1 Desember 1790 sebagai HJK Padang Panjang.

"Sebagai perwujudan rasa memiliki dan cinta kita kepada Kota Padang Panjang, maka setiap tahun selalu memperingati HJK melalui Rapat Paripurna istimewa DPRD," sebut dia.

Disebutkan, Rapat Paripurna ini merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat dan rahmat Allah SWT atas HJK ke-231. Usia yang semakin matang dan membuat Padang Panjang terus berkembang, bergerak maju dan sejajar dengan kabupaten/kota lain di Sumbar.

Peringatan HJK yang masih dalam kondisi pandemi Covid-19, kata Mardiansyah, HJK tahun ini digelar dengan sederhana, tanpa resepsi dan acara hiburan lainnya.

"Pelaksanaan sederhana ini merupakan salah satu upaya pencegahan penularan Covid19. Namun pelaksanaan yang sederhana ini sama sekali tidak mengurangi makna dari peringatan HJK Padang Panjang," ucapnya.

Melalui HJK ini, Ia berharap, seluruh elemen masyarakat selalu padu, seiring dan sejalan memajukan kota ini. Sehingga mampu mengharumkan nama Kota Padang Panjang ditingkat regional, nasional, dan bahkan internasional.

Dikesempatan itu, Mardiansyah mengapresiasi Kapolres Padang Panjang, AKBP Novianto Taryono dan juga Pemerintah Kota melalui dinas terkait, atas capaian vaksinasi yang sudah berada di angka 99,80% (untuk dosis pertama). (ham)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Kota Padang Panjang