18 Kasus Positif HIV AIDS Ditemukan di Bukittinggi

Al Imran | Rabu, 01-12-2021 | 20:49 WIB | 62 klik | Kota Bukittinggi
<p>18 Kasus Positif HIV AIDS Ditemukan di Bukittinggi<p>

Wali Kota Bukitinggi, Erman Safar bicara tentang kasus HIV AIDS yang ditemukan sepanjang 2021 ini pada wartawan menandai peringatan Hani 2021, Rabu siang. (hamriadi)

BUKITTINGGI (1/12/2021) - Jumlah kasus positif HIV/AIDS di Kota Bukittinggi turun dari 34 kasus di 2020, menjadi 18 kasus positif di 2021.

"Dari 18 kasus positif HIV/AIDS di 2021, hanya satu orang warga yang ber-KTP Bukittinggi. Sisanya sebanyak 17 orang merupakan warga yang beraktivitas di Bukittinggi," kata Wali Kota Bukitinggi, Erman Safar, Rabu siang.

Menurut dia, pemerintahan kota Bukittinggi berkomitmen untuk mengakhiri penyebaran HIV/AIDS, ketidaksetaraan sosial, bahaya pandemi Covid19 yang tak kunjung usai dan mengancam kesehatan manusia.


"Pemko juga fokus pada kesetaraan kampanye ini, untuk memastikan bahwa setiap orang memiliki akses yang sama untuk pencegahan, pengujian dan perawatan penyakit HIV/AIDS," paparnya.

Ia menyampaikan, pada 2020 terdapat 34 kasus positif HIV/AIDS di Bukittinggi.

"Jumlah 34 kasus ini, berasal dari 1.808 orang yang ditest HIV di 12 Faskes di Bukittinggi. Kasus ini didominasi laki-laki usia 25-49 tahun dengan persentase 65 persen," sebut wako.

Erman menyampaikan, kasus HIV/AIDS di kota Bukittinggi menurun menjadi 18 kasus di 2021, dikarenakan berkurangnya angka kunjungan faskes di masa pandemi Covid19.

Untuk antisipasi HIV/AIDS, kata dia, dibutuhkan kerjasama seluruh pihak, khususnya dari Komisi Peanggulangan AIDS (KPA).

"Dua tahun terakhir, KPA tidak banyak kegiatan karena terkendala anggaran. Kedepan akan kembali kita anggarkan, agar KPA dapat kembali bergerak untuk meminimalisir peningkatan kasus HIV dan AIDS, serta menahan laju dan mengurangi angka LGBT di Bukittinggi," tegasnya. (ham)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar