Tuanku Bosa XV Berikan Kejari Pasaman Barat Penghargaan, Ini Alasannya

Al Imran | Rabu, 01-12-2021 | 21:28 WIB | 156 klik | Kab. Pasaman Barat
<p>Tuanku Bosa XV Berikan Kejari Pasaman Barat Penghargaan, Ini Alasannya<p>

Raja Kabuntaran Talu, Tuanku Bosa XV, H Jhonny ZA bersama sejumlah sejawat, menyerahkan piagam penghargaan pada Kajari Pasaman Barat, Ginanjar Cahya Permana, Rabu. Penghargaan ini terkait keberhasilan menyelamatkan uang negara Rp5,3 miliar. (robbi irwan)

PASAMAN BARAT (1/11/2021) - Raja Kabuntaran Talu, Tuanku Bosa XV, H Jhonny ZA berikan piagam penghargaan pada Kejaksaan Negeri Pasaman Barat. Penghargaan ini terkait keberhasilan menyelamatkan uang negara sebesar Rp5,3 miliar yang berhasil dilakukan Korps Adhyaksa itu.

"Kinerja yang diperlihatkan Kajari Pasbar dan jajaran, tidak bisa dinilai dengan apapun. Uang negara sekitar Rp5,3 miliar yang telah diselamatkan ini, tidak sedikit jumlahnya," ungkap Jhonny di kantor Kejari Pasbar, Rabu.

Pada Rabu itu, Tuanku Bosa XV bersama sejawatnya, sengaja berkunjung ke kantor Kejari di Simpang Ampek. "Ada panggilan jiwa, ketika mendengar uang negara diselamatkan tim Kejari ini. Uang itu tidak sedikit jumlahnya, dan saya sangat mengapresiasi itu," ungkap dia.


"Sebagai masyarakat Pasbar yang mendambakan pembangunan di segala bidang, uang sebanyak itu sangat besar artinya termasuk menjunjung tinggi nilai kejujuran yang dapat diterapkan ditengah masyarakat," urai Raja Kabuntaran Talu itu.

Ia menambahkan, saat ini, fenomena yang baik itu jarang terlihat dan dilihat orang lain. Justru, nilai-nilai negatif akan cepat menonjol (viral-red) pada saat ini. Padahal, sebagai bangsa yang besar, harus menghargai nilai kejujuran agar nilai kejujuran itu terus lestari dan diwariskan.

"Kita harus menghargai kejujuran itu. Menghargai integritas itu, karena melakukan sebuah tindakan dengan kejujuran itu susah sekali. Ternyata, Kejari bersama tim bisa melakukannya. Sudah saatnya masyarakat kami di Pasbar, mengapresiasi apa yang dilakukan Kejari dan tim ini," katanya.

Walaupun apa yang dilakukan Kejari bersama tim sudah jadi tugas dan kewajiban sebagai abdi negara, tetapi sudah selayaknya nilai kebaikan yang ditonjolkan diberikan apresiasi.

"Kita berharap ke depan, masyarakat Pasbar bisa membuka mata hati melihat kebaikan yang telah ditonjolkan," harapnya.

Sementara itu, Kejari Pasbar, Ginanjar Cahya Permana menilai, apresiasi yang diberikan Tuanku Bosa Talu pada Kajari dan seluruh pegawai, akan dijadikan cambuk untuk berbuat lebih baik ke depan.

"Alhamdulillah, selamat sudah dinobatkannya Tuanku Bosa VX beberapa bulan lalu dan hari ini Tuanku Bosa datang ke kantor Kejari memberikan piagam penghargaan atas pengembalian uang negara sebesar Rp5,3 miliar. Apresiasi ini akan kami jadikan cambuk untuk berbuat lebih baik ke depan," katanya.

Dikatakan, semangat antikorupsi bukan sebuah pembangunan sistem baru, tetapi lebih kepada implementasi dan mensinergikan program pemerintah yang ada dengan pelibatan masyarakat sebagai komponen utama dalam mendukung pembangunan nagari yang bebas korupsi.

"Wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani penguatan tata laksana, pengawasan, kualitas pelayanan publik, partisipasi masyarakat, dan kearifan lokal," katanya. (pl1)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar