Empat Atlet Wushu Sumbar Bertarung ke Kejurnas, Ini Janji Ketua KONI Sumbar

Al Imran | Sabtu, 04-12-2021 | 17:06 WIB | 101 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Empat Atlet Wushu Sumbar Bertarung ke Kejurnas, Ini Janji Ketua KONI Sumbar<p>

Ketua Umum KONI Sumbar, Agus Suardi didampingi pengurus WI Sumbar, melepas empat orang atlet Wushu Sumbar untuk mengikuti kejuaraan nasional (Kejurnas) di Jakarta 4-11 Desember 2021, Sabtu. (humas)

PADANG (4/12/2021) - Empat atlet Wushu Sumbar, dilepas Ketua Umum KONI Sumbar, Agus Suardi, Sabtu untuk mengikuti kejuaraan nasional (Kejurnas) di Jakarta 4-11 Desember 2021. Keempatnya telah melewati tahap seleksi dan pemusatan pelatihan daerah (Pelatda).

"Saya meminta anak-anak sekalian, untuk bermain full dan raih medali emas demi nama baik daerah kita. Jika memang itu tercapai, Insyaa Allah, PON mendatang, Wushu akan bisa ikut serta," ungkap Agus Suardi.

Dikatakan Abin, demikian dia karib disapa, prestasi atlet Sumbar akan terus diperhatikan dengan cara pembinaan berkelanjutan, sehingga bisa meraih prestasi.


Pada saat pelepasan atlet, pelatih dan official, Ketua Umum Wushu Sumbar, Kompol Yanisman S didampingi Yohanes Permana (Sekretaris Umum) berpesan, agar bisa menjaga nama baik Sumbar, baik dari perbuatan, perkataan, maupun prestasi.

Artinya, berbuat dan berbicara yang sopan, dan bertanding dengan penuh dedikasi agar membawa medali ketika kembali ke Ranah Minang.

"Dari 4 atlet yang diberangkatkan, dua orang berasal dari Kota Padang, 1 (kota Solok) dan 1 (kota Padang Panjang) yang semuanya merupakan atlet terdaftar dalam database PP WI (Wushu Indonesia)," ungkap dia.

Ke-4 atlet tersebut, di bawah bimbingan pelatih Sandi Korga, yang merupakan pelatih Kota Padang dan sudah lama berkecimpung di olahraga Wushu.

"Sandi Korga tidak diragukan lagi kemampuannya dalam meraih prestasi. Selain itu, Sumbar juga mengirim wasit dan merupakan pengurus WI, Dewi yang juga sudah pengalaman dalam penjurian," tambah Yanisman.

Wasit utusan Sumbar, Dewi mengatakan, siap menjaga nama baik daerah ini dalam memimpin pertandingan nantinya. Agar tidak dianggap subjektif, maka dia akan berlaku objektif dalam semua penilaian.

Hal senada dikatakan Andi Korga. Dia mengatakan, akan berusaha secara optimal, sehingga bisa meraih prestasi dalam bentuk medali.

"Semua atlet juga sudah melewati pemeriksaan, baik swab, EEG dan ECG, sesuai standarisasi yang diberlakukan oleh panitia, sesuai standarisasi kejuaraan dunia," terangnya. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar