Perpusnas RI Janjikan Bantuan Pembangunan Gedung LKS untuk Padang Panjang

Al Imran | Selasa, 07-12-2021 | 17:31 WIB | 41 klik | Kota Padang Panjang
<p>Perpusnas RI Janjikan Bantuan Pembangunan Gedung LKS untuk Padang Panjang<p>

Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI, Muhammad Syarif Bando menyerahkan plakat dan piagam pada dr Dian Puspita atas konsistensi Gerakan Peningkatan Minat Baca (GPMB) di masyarakat disertai peran Bunda Literasi, di Jakarta, Senin. (kominfo)

JAKARTA (6/12/2021) - Konsistensi Gerakan Peningkatan Minat Baca (GPMB) di tengah masyarakat, disertai peran Bunda Literasi, dr Dian Puspita mendapat perhatian dan apresiasi dari Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI, Muhammad Syarif Bando.

Atas capaian itu, Kota Padang Panjang telah mendapatkan dana alokasi khusus (DAK) Rp1,4 miliar untuk peningkatan fisik dan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Selanjutnya, Pemko diminta mengajukan proposal rencana pembangunan Library Knowledge Centre (LKC) ke Perpusnas.

"Mewujudkan LKC ini, dana APBD disandingkan dengan dana APBN melalui menu DAK Perpustakaan dan diusulkan proposalnya segera, agar bisa direalisasikan di tahun anggaran 2022," jelas Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK), Yan Kas Bari, Senin seusai kunjungannya ke Perpusnas bersama Bunda Literasi, dr Dian Puspita. Kunjungan ini disambut langsung kepala Perpusnas.


Dikatakan, atas peran Bunda Literasi, Perpusnas akan memberikan apresiasi kategori Bunda Literasi berprestasi tingkat nasional kepada dr Dian Puspida sekaligus mengundang sebagai narasumber pada Rakornas Perpusnas awal 2022.

"Kepala Perpusnas juga bersedia hadir membuka acara Temu Penyair Asia Tenggara 2022. Kepala Perpusnas berjanji, membantu penyertaan dana APBN untuk mendukung acara tersebut nantinya," ujarnya.

Usai pertemuan dengan kepala Perpusnas, sebut Yan, agenda tim setelah itu mengunjungi Universitas Hamka (Uhamka) di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Tim disambut Wakil Rektor, Prof Bunyamin serta petinggi lainnya.

"Hasil dari pertemuan tersebut, nota kesepahaman 2017 yang berakhir pada 2022, akan diperpanjang untuk lima tahun ke depan. Kerjasama akan diperluas dan dikembangkan ke arah yang lebih baik."

"Uhamka akan melakukan berbagai penelitian tentang sejarah Buya Hamka dan tokoh-tokoh Padang Panjang lainnya serta melakukan penelitian lainnya untuk pembangunan," sebutnya. (ham)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Kota Padang Panjang