2023 Dicanangkan jadi Tahun Kunjungan Wisata

Pariwisata Sumatera Barat Potensi jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Al Imran | Kamis, 09-12-2021 | 22:38 WIB | 142 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Pariwisata Sumatera Barat Potensi jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru<p>

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi bersama Wahyu Purnama A (Kepala BI Sumbar) memukul gendang sebagai tanda dimulainya iven Welcome, di aula Anggun Nan Tongga, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumbar, Kamis. (veby rikiyanto)

PADANG (9/12/2021) - Tahun 2023 dicanangkan sebagai tahun kunjungan wisata untuk Sumatera Barat. Pencanangan dilakukan dalam iven West Sumatera Nature, Culture and Creative Tourism Festival (Welcome).

Gubernur Sumbar, Mahyeldi mengatakan, pengembangan pariwisata, merupakan program kerja prioritas dirinya selama jadi kepala daerah tingkat Sumatera Barat. Salah satu alasan jadi program prioritas, karena Sumbar memiliki potensi yang tinggi di bidang pariwisata alam, budaya dan ekonomi kreatif.

"Tingginya potensi itu, peran pariwisata harus dioptimalkan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi," ungkap Mahyeldi, saat memberikan sambutan pada iven Welcome yang digelar di aula Anggun Nan Tongga, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumbar, Kamis.


Sementara, Kepala BI Sumbar, Wahyu Purnama A mengatakan, pencanangan Tahun Kunjungan Wisata 2023 ini, jadi sebuah bentuk komitmen Pemprov Sumbar, untuk memimpin strategi pengembangan pariwisata yang lebih terintegrasi.

Sehingga, dapat memberikan arah yang jelas pada seluruh pihak, tentang langkah kongkrit yang harus dilakukan ke depannya.

"Pencanangan ini merupakan inisiasi awal, dalam mengakselerasi pariwisata sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru di Sumbar. Bank Indonesia sebagai mitra pemerintah daerah, berkomitmen untuk mendukung penuh upaya pengembangan pariwisata di Sumbar," urai Wahyu.

Kesepakatan ini, ditandatangani pemerintahan daerah provinsi bersama 19 kabupaten/kota yang ada di Sumatera Barat. Tagline yang diusung, "Visit Beautiful West Sumatera 2023."

Dikatakan Wahyu, dukungan BI Sumatera Barat itu nantinya, akan diwujudkan dalam bentuk penelitian, pengembangan, pendampingan UMKM pendukung dan fasilitasi kegiatan kepariwisataan.

Selain itu, melalui pendampingan desa wisata, fasilitasi forum investor pariwisata, publikasi dan promosi serta memfasilitasi digitalisasi pembayaran di sektor pariwisata.

Sementara itu, iven Welcome 2021 itu mengusung tema "Akselerasi Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Digitalisasi untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Sumatera Barat."

Selain mengagendakan pencanangan Tahun Kunjungan Wisata 2023, iven ini juga diisi dengan penandatanganan komitmen Sumbar Bersih dan Ramah serta penandatanganan Roadmap Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).

Selanjutnya, juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepakatan Pembangunan Desa Wisata antara Bank Indonesia dengan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dan Pemerintah Kota Pariaman.

"Keberhasilan Tahun Kunjungan Wisata Sumbar 2023, bergantung pada semangat peningkatan aspek Atraksi, Aksesibilitas, Amenitas, Promosi dan Pelaku Usaha (3A2P). Selain itu, juga pemenuhan sertifikat CHSE serta peningkatan kebersihan dan keramahan," terangnya.

"Oleh sebab itu, seluruh pemangku kepentingan terkait diharapkan dapat berkolaborasi dan berkontribusi aktif sesuai peran masing-masing," tambah Wahyu. (vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar