Hendri Septa Gandeng Perguruan Tinggi untuk Perkuat Kampung Tematik

Al Imran | Selasa, 14-12-2021 | 22:12 WIB | 638 klik | Kota Padang
<p>Hendri Septa Gandeng Perguruan Tinggi untuk Perkuat Kampung Tematik<p>

Wako Padang, Hendri Septa paparkan kampung tematik yang ada di 11 kecamatan di Kota Padang, pada rektor perguruan tinggi di Padang dan LLDIKTI Wilayah X, Senin malam. (humas)

PADANG (14/12/2021) - Wali Kota Padang Hendri Septa. Wako Hendri Septa memaparkan potensi daerah yang akan dijadikan Kampung Tematik di 11 Kecamatan se-Kota Padang. Kampung Tematik ini merupakan salah satu dari 11 program unggulan.

"Kita sudah punya Peraturan Wali Kota (Perwako) sebagai dasar hukum dalam pengembangan Kampung Tematik. Ada 1 kelurahan yang kita pilih dari masing-masing kecamatan di Kota Padang," ucap Hendri saat audiensi antara Pemko Padang dengan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X dan sejumlah pimpinan Perguruan Tinggi di Kota Padang, Senin malam.

Kesebelas kelurahan tersebut yakni Kelurahan Mata Air dengan tema Kampung Tematik Kampung Wisata Alam (Bukit Matoa), Kelurahan Andalas dengan tema Kampung Tematik Kampung Eco Enzym, Kelurahan Purus dengan tema Kampung Tematik Kampung Nelayan (Elo Pukek).


Kemudian, Kelurahan Gunung Pangilun (Kampung Akrilik), Kelurahan Bungus Timur (Kampung Ikan Hias), Kelurahan Batung Taba Nan XX (Kampung Wisata Alam/Bukit Nobita), Kelurahan Batu Gadang (Kampung Kerajinan Daur Ulang Sampah dan Seribu Keripik).

Kelurahan Limau Manis (Kampung Manggis), kemudian Kelurahan Gunung Sarik (Kampung Adat), Kelurahan Tabing Banda Gadang (Kampung Wisata Sejarah/Lubang Jepang) dan Kelurahan Pasie Nan Tigo (Kampung Nelayan Bestari).

Hendri meyakini, keterlibatan perguruan tinggi, akan mempercepat upaya dalam mewujudkan kampung tematik di Padang. Karena, perguruan tinggi dengan Tri Dharma Peguruan Tinggi (Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) sejalan dengan upaya dalam mewujudkan kampung tematik, dimana melibatkan masyarakat langsung.

Kepala LLDIKTI Wilayah X, Prof Herri menjelaskan, LLDIKTI Wilayah X merupakan salah satu unit kerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang memiliki tugas dan fungsi di bidang fasilitasi peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi di wilayah kerjanya (Sumatera Barat, Riau, Jambi, dan Kepulauan Riau).

"Secara total, kita memiliki perguruan tinggi di empat provinsi sebanyak 235, di Sumatera Barat sebanyak 91, dan total mahasiswa kita itu sekitar 290 ribu untuk 4 provinsi. Di Sumatera Barat saja, ada sekitar 90 ribu mahasiswa," sebutnya.

Mengenai pengembangan Kampung Tematik, Prof Herri menyampaikan, perguruan tinggi dengan segala potensi yang ada seperti mahasiswa, dosen, prodi serta sumber lainnya yang siap mendukung terwujudnya Kampung Tematik di Kota Padang.

"Kami sudah berdiskusi dengan kawan-kawan pimpinan perguruan tinggi, dan mereka sudah punya data tentang kampung tematik ini. Data tersebut nanti akan mereka pelajari lebih lanjut, sehingga mereka bisa turun langsung dan mengambil kesempatan dalam pengembangan kampung tematik ini seperti di bidang komputer, tourisme dan pengembangan UMKM digital," pungkasnya.

Turut hadir di kesempatan itu, Ketua LPPM Universitas Andalas, Uyung Gatot S Dinata, Rektor Universitas Baiturrahmah, Prof Musliar Kasim, Rektor Universitas Dharma Andalas, Prof Deddi Prima Putra, Ketua STMIK Indonesia Padang, Masyhuri Hamidi dan Ketua STTIND Padang, Riko Ervil dan Wakil Rektor IV UPI YPT Padang, Dr Muhammad Ridwan.

Sementara, dari jajaran Pemerintah Padang, hadir Pj Sekdako Padang, Arfian, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Edi Hasymi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Endrizal, Kepala Bappeda, Yenni Yuliza, Kabag Kerja Sama, Erwin serta camat se-Kota Padang. (vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar