Bupati Agam Lantik 25 Wali Nagari Hasil Pemilihan secara e-Voting

Al Imran | Rabu, 15-12-2021 | 20:58 WIB | 657 klik | Kab. Agam
<p>Bupati Agam Lantik 25 Wali Nagari Hasil Pemilihan secara e-Voting<p>

Bupati Agam, Andriwarman mengambil sumpah jabatan 25 wali nagari yang dipilih secara e-voting, Rabu di Balairung Rumah Dinas Bupati. (humas)

AGAM (15/12/2021) - Wali nagari merupakan cerminan nagari. Semua tingkah pola dan perbuatannya, merupakan refleksi dari warga yang dipimpin. Seorang wali nagari sepatutnya jadi suri tauladan bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan Bupati Agam, Dr Andri Warman saat melantik 25 wali nagari terpilih, Rabu di Balairung Rumah Dinas Bupati. Wali nagari ini merupakan hasil pemilihan langsung secara elektronik (e-votting).

"Segera lakukan penyatuan dan eratkan kembali masyarakat, karena wali nagari adalah pelayan masyarakat. Tidak boleh membeda-bedakan antara yang memilih saudara atau tidak," ujarnya.


Dikatakan, dengan resminya dilantik, menjadi titik awal bagi para wali nagari untuk segera berproses menjalankan roda pemerintahan. Wali nagari juga diharapkan dapat jadi perekat di tengah-tengah masyarakat.

Disampaikan, wali nagari memiliki kewenangan penuh untuk menjalankan misi dalam mencapai visi yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, dia berharap, para wali nagari bisa bekerja dengan penuh semangat dan gairah.

"Diharapkan pada saudara, untuk tidak larut dalam tugas-tugas administrasi dan rutinitas. Penting bagi saudara untuk melakukan aksi dan tindakan nyata, terhadap peluang dan potensi yang ada pada nagari saudara," ucap Andriwarman.

Demi berjalannya roda pemerintahan yang baik, para wali nagari diminta menjalankan anggaran dana nagari dengan baik dan transparan, serta menghindari perilaku koruptif.

Para wali nagari, juga harus mampu membangun kemitraan. Bersinergi bersama Bamus, KAN dan lembaga nagari lainnya, untuk kemajuan dan pembangunan nagari.

"Wali nagari harus mampu menciptakan inovasi untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Tidak hanya itu, para wali nagari juga diharapkan memberdayakan PKK nagari, agar para perempuan di nagari dapat mengambil peran dalam setiap kebijakan pemerintah nagari.

Para walinagari ditekankan untuk tidak risih terhadap keluhan atau pertanyaan warga, mengenai penyelenggaraan pemerintahan nagari. Walinagari mesti responsif terhadap tuntutan dan kebutuhan warga nagari.

"Terakhir, jangan lupa untuk selalu berkonsultasi dengan camat, apabila terdapat permasalahan di nagari atau hal-hal lain yang memerlukan petunjuk lebih lanjut," ujarnya. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar