Antisipasi Penularan Varian Baru Covid19 Emicron, Mahyeldi: Jangan Abai dengan Prokes

Al Imran | Kamis, 16-12-2021 | 20:05 WIB | 842 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Antisipasi Penularan Varian Baru Covid19 Emicron, Mahyeldi: Jangan Abai dengan Prokes<p>

Gubernur Sumbar, Mahyeldi (pakai batik) mengikuti rapat koordinasi secara virtual tentang varian baru Covidi9, Emicron bersama Presiden Jokowi, Kamis. (humas)

PADANG (16/12/2021) - Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi menegaskan, setiap orang mesti waspada, menggunakan masker dan tetap saling berkolaborasi agar varian baru Covid19, emicron ini bisa diatasi penularannya.

"Arahan dari Pak Presiden harus jadi perhatian. Mari kita tetap waspada, jangan abai dengan protokol kesehatan (Prokes)," ungkap Mahyeldi usai menghadiri Rapat Koordinasi dengan Presiden bersama gubernur, Pangdam, Kapolda, bupati, wali kota tentang kewaspadaan daerah terkait sudah masuknya Varian Covid-19, Omicron ke Indonesia, secara virtual, Kamis.

Dikatakan Mahyeldi, presiden meminta setiap daerah, melakukan pengecekan oksigen dan rumah sakit dalam mencegah penularan varian baru ini. Kemudian, menekankan agar protokol kesehatan terutama penggunaan masker, jadi perhatian dengan didukung kontrol dan pengawasan bersama.


"Kita di Sumatera Barat, juga akan terus melakukan tracing, tracking dan vaksinasi," ungkap Mahyeldi.

Berikut ini pernyataan lengkap Presiden Jokowi terkait masuknya varian Omicron di Indonesia:

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam sejahtera bagi kita semua.

Sebagaimana sudah disampaikan Menteri Kesehatan, Varian Omicron sudah terdeteksi di wilayah Indonesia. Ini memang tak terelakkan karena salah satu karakter varian ini adalah penularannya sangat cepat.

Sekarang yang harus kita lakukan adalah bersama-sama berupaya sekuat tenaga agar Varian Omicron tidak meluas di tanah air. Jangan sampai terjadi penularan lokal.

Kita harus berupaya menjaga situasi di Indonesia tetap baik, kita pertahankan jumlah kasus aktif agar tetap rendah, tingkat penularan kita awasi agar bertahan di bawah satu, jangan sampai itu melonjak lagi.

Waspada penting, tapi jangan perkembangan ini membuat kita panik. Sejauh ini Varian Omicron belum menunjukkan karakter yang membahayakan nyawa pasien, terutama pasien-pasien yang sudah mendapatkan vaksin.

Oleh sebab itu, saya meminta semua warga yang belum mendapatkan dua kali vaksin, apalagi yang sama sekali belum divaksin, segeralah mendatangi fasilitas-fasilitas kesehatan untuk mendapatkan vaksin.

Meski situasi di dalam negeri sudah mendekati normal, Saudara-saudara semuanya jangan kendur menerapkan protokol kesehatan, tetap memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan. Dan untuk pemerintah daerah, saya minta agar testing dan tracing kontak erat digencarkan lagi, ditingkatkan lagi.

Terakhir, saya minta seluruh warga maupun pejabat negara untuk menahan diri tidak bepergian ke luar negeri, paling tidak sampai situasi mereda.

Demikian saya sampaikan. Terima kasih.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Kabar Daerah