355 Siswa SMA dan SLB di Pasbar Terima Bantuan Pendidikan dari Baznas Sumbar

Al Imran | Kamis, 23-12-2021 | 16:39 WIB | 647 klik | Kab. Pasaman Barat
<p>355 Siswa SMA dan SLB di Pasbar Terima Bantuan Pendidikan dari Baznas Sumbar<p>

Ketua Baznas Pasaman Barat, Muhajir didampingi Kabag Kesra Pasbar, Hendrizal dan Ketua Baznas Sumatera Barat, Bukhari menyerahkan secara simbolis bantuan beasiswa bagi siswa SMA dan SLB di daerah itu, Kamis. (robi irwan)

PASAMAN BARAT (23/12/2021) - Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), salurkan zakat bantuan pendidikan kepada 355 siswa SMA dan SLB di Pasaman Barat. Pada kegiatan tersebut, Baznas Pasbar juga menggelar sosialisasi pada para muzakki (pembayar zakat) di Pasbar.

Kabag Kesra Pasbar, Hendrizal mengatakan, siap mendukung dan menyukseskan setiap kegiatan Baznas di Pasbar, baik terkait pengelolaan zakat maupun penyaluran untuk kesejahteraan umat.

"Kegiatan ini dilakukan untuk mengajak para muzakki untuk berzakat dan menyalurkan zakatnya ke Baznas Pasbar demi untuk pengentasan kemiskinan," kata Hendrizal saat mewakili bupati Pasbar, di aula kantor bupati, Kamis.


Dijelaskan, Pemkab akan menindak lanjuti apa yang menjadi ketentuan penyaluran zakat, sesuai dengan arahan dan petunjuk kementrian terkait perihal distribusi zakat dari perusahaan BUMN/D dan pihak swasta sesuai dengan peraturan yang berlaku.

"Kami juga berterimakasih pada Baznas Sumbar, yang telah memilih Pasbar sebagai tempat penyaluran zakat pendidikan bagi para siswa SMA dan SLB. Semoga, nantinya dana tersebut bisa dipergunakan dengan baik," lanjut Hendrizal.

Sementara itu, Ketua Baznas Sumatera Barat, Bukhari menyampaikan, bantuan pendidikan khusus ini diberikan kepada 7.280 siswa/i di Sumbar dengan total dana sebesar Rp7 miliar pada tahun 2021.

"Di Pasbar sendiri, kita salurkan kepada 355 siswa/i dengan total dana Rp355 juta bagi pelajar tingkat SMA dan SLB. Realisasinya akan di salurkan Baznas Pasbar. Berupa pembukaan rekening melalui BPD Syariah," ungkap Bukhari.

Kedepan, lanjutnya, berdasarkan keputusan dalam rapat kordinasi Nasional Oleh Baznas Pusat, seluruh perusahaan BUMN di masing-masing daerah Kabupaten/Kota, penyerahan zakat karyawan dan perusahaan disetor kepada Baznas masing-masing daerah se Indonesia.

"Nantinya, pihak Baznas Pasbar, bisa langsung mengumpulkan dan menyalurkan zakat dari perusahaan yang ada di Pasbar. Semoga, muzakki lainnya seperti pelaku usaha nantinya juga bisa menyalurkan zakatnya ke Baznas hendaknya," tambah Bukhari.

Ia menambahkan, bagi yang telah menyalurkan zakatnya ke Baznas akan mendapatkan Kartu NPWZ (Nomor Peserta Wajib Zakat).

Baznas Pusat melalui aplikasi Simba bisa mendata para muzakki, untuk upaya transpransi pengumpulan zakat dan pendistribusianya sesuai daerah masing-masing.

"Para muzakki nantinya akan melihat kemana saja zakat yang mereka salurkan yang telah didistribusikan. Demi menjunjung azas transapransi, syraiat dan lain sebagainya," jelasnya.

Berdayakan UPZ

Sementara itu, Ketua Baznas Pasaman Barat, Muhajir mengatakan kegiatan sosialisasi zakat kepada para muzakki ini dilakukan di seluruh kecamatan di Pasaman Barat. Dimana dibagi menjadi dua wilayah.

Untuk daerah Pasbar bagian utara, meliputi Kecamatan Lembah Melintang, Gunung Tuleh, Koto Balingka, Sungai Aur, Ranah Batahan dan Sungai Beremas dilakukan di gedung Pertemuan Ujung Gading, Selasa (21/12/2021) lalu.

Untuk hari ini, lanjutnya, dilakukan di wilayah selatan meliputi Kecamatan Pasaman, Talamau, Luhak Nan Duo, Kinali dan Sasak Ranah Pasisia. Selanjutnya, juga dilalukan penyaluran secara simbolis bantuan pendidikan bagi siswa SMA dan SLB.

Muhajir mengatakan, pihaknya meminta dukungan kepada semua pihak, baik pemerintah dan masyarakat Pasbar, untuk senantiasa mendukung dan membantu Baznas Pasbar untuk lebih baik ke depanya.

"Sebagai Informasi beberapa bulan yang lalu bersama Pemkab Pasbar, kami sudah menyurati perusahan yang ada di Pasbar perihal penyaluran zakat ke Baznas Pasbar," jelasnya.

Pihak Baznas, kata dia, tengah melakukan berbagai macam inovasi seperti penyaluran langsung di setiap kecamatan, agar setiap proposal yang masukkan oleh mustahik, bisa bertemu secara langsung.

Pemberdayaan UPZ (Unit Pengumpul Zakat) kecamatan, sosialisasi zakat, pendataan calon muzakki dan lain sebagainya.

"Semua perubahan ini kami lakukan, guna untuk membangun citra positif masyarakat terhadap pengelolaan zakat di Kabupaten Pasaman Barat," tutur Muhajir. (pl1)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar