Libur Nataru 2021 di Padang, Wako: Masuk Objek Wisata Wajib Perlihatkan Sertifikat Vaksin

Al Imran | Jumat, 24-12-2021 | 13:36 WIB | 718 klik | Kota Padang
<p>Libur Nataru 2021 di Padang, Wako: Masuk Objek Wisata Wajib Perlihatkan Sertifikat Vaksin<p>

Wako Padang, Hendri Septa didampingi Arfian (Pj Sekda) dan Edi Hasymi (Asisten Kesra) memimpin rapat pembatasan aktivitas masyarakat di masa Nataru, Kamis. (humas)

PADANG (23/12/2021) - Lonjakan kasus Covid19 pada Natal dan tahun baru (Nataru) 2020 lalu, perlu dijadikan pelajaran dalam rangka menghadapi libur Nataru tahun 2021 ini. Selalu disiplin protokol kesehatan (Prokes) jadi salah satu prasyarat untuk mengantisipasi penularan.

"Kita perlu lebih berhati-hati, khususnya dalam mengantisipasi penyebaran varian Covid19 jenis B.1.1.529 (Omicron) yang mengakibatkan lonjakan kasus di beberapa negara," ungkap Wali Kota Padang, Hendri Septa sewaktu menggelar rapat bersama pimpinan OPD di kediaman resmi wali kota, Kamis.

Menurut dia, sejumlah langkah dan kebijakan telah dibuat demi menjaga Padang dari lonjakan kasus Covid19 selama libur Nataru.


"Bagi para pengunjung yang akan mengunjungi kawasan wisata diberikan pengaturan supaya tidak terlalu ramai. Pengunjung harus menunjukan bukti sudah divaksin melalui aplikasi Peduli Lindungi," jelasnya.

Untuk mengurangi mobilitas khusus bagi para pelajar SD dan SMP sederajat se-Kota Padang, terangnya, di masa pergantian tahun baru akan dilaksanakan berbagai kegiatan menarik melalui beberapa dinas terkait.

Di antaranya, Dinas Pendidikan dan DP3AP2KB akan diadakan lomba membuat konten video menggunakan aplikasi tiktok yang temanya ditentukan nanti. Kemudian, melalui Bagian Kesra, akan diadakan tabligh akbar, zikir, doa bersama dan kegiatan keagamaan lainnya.

"Untuk kegiatan keagamaan, sama seperti tahun sebelumnya, kita laksanakan secara virtual dengan melibatkan seluruh masjid dan mushala di Padang," teranngya.

"Untuk itu, saya mengimbau warga terutama ASN Pemko Padang untuk mengikuti kegiatan ini di masjid/mushala tempat tinggal masing-masing," tambah Hendri.

Hendri berharap, pelajar maupun warga lainnya di Padang, akan tetap berada di rumah dan di masjid/mushala, mengikuti kegiatan yang telah dirancang. Tidak berkeluyuran menyambut Nataru yang kemungkinan bisa menyebabkan penyebaran Covid19.

Rapat tersebut turut dihadiri Pj Sekretaris Daerah Padang, Arfian, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Edi Hasymi, Asisten Administrasi Umum, Didi Aryadi, pimpinan OPD terkait dan camat se-Kota Padang. (vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar