Payakumbuh dan Telkom Luncurkan Integrated Dashboard Smart Government

Al Imran | Jumat, 31-12-2021 | 16:28 WIB | 5479 klik | Kota Payakumbuh
<p>Payakumbuh dan Telkom Luncurkan Integrated Dashboard Smart Government<p>

General Manager PT Telkom Indonesia Wilayah Telekomunikasi Sumatera Barat, Alfi Sumarta dan Riza Falepi (Wako Payakumbuh) saat peluncuran aplikasi Integrated Dashboard Smart Government di kantor wali kota, Kamis. (humas)

PAYAKUMBUH (30/12/2021) - Pemko Payakumbuh luncurkan aplikasi Integrated Dashboard Smart Government di kantor wali kota, Kamis. Aplikasi ini buah kerjasama dengan PT Telkom Indonesia.

"Aplikasi ini merupakan bentuk sinergi pemerintah daerah dan PT Telkom Indonesia dalam mendukung fungsi digitalisasi. Dalam hal ini, sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) yang telah diamanatkan Kepres yang telah cukup lama diterbitkan," ungkap General Manager PT Telkom Indonesia Wilayah Telekomunikasi Sumatera Barat, Alfi Sumarta.

Aplikasi itu diluncurkan Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi bersama Alfi Sumarta didampingi Rida Ananda (Sekda), Junaidi (Kadiskominfo), kepala dinas, camat dan jajaran Pemko Payakumbuh.


Dikatakan, PT Telkom melakukan penguatan SPBE untuk daerah se-Sumatera. "Kota Payakumbuh ini menjadi yang pertama," ungkap Alfi.

Diterangkan Alfi, data pemerintahan sangat banyak, ketika sudah diintegrasikan maka dapat disatukan sebagai bahan oleh kepala daerah untuk mengambil kebijakan. Sektor yang terintegrasi di antaranya data kesehatan dan pendidikan serta lainnya.

"Digitalisasi sistem ini mesti berkesinambungan, karena data milik pemerintah tidak bisa dengan sistem tambal sulam," tegasnya.

"Aplikasi ini berjalan juga tergantung dari bagaimana kita memberdayakan manusia. Pemberdayaan ini berada di unit-unitnya sendiri. Kami melihat, Dinas Kominfo Payakumbuh cukup kapabel, dengan tim yang siap berkolaborasi. Di sini, Telkom sebagai pemberi stimulan saja," kata Alfi.

Alfi juga mengapresiasi permudahan izin usaha yang diberikan Pemko Payakumbuh. Dia menambahkan, akan ada tim khusus untuk mengawal komitmen bersama Telkom, untuk mengalirkan broadband di OPD yang ada di Kota Payakumbuh yang akan dinikmati sampai kecamatan hingga kelurahan.

Sebagai bentuk komitmen Telkom Indonesia selaku Badan Usaha Milik Negara Information and Communication Technology (BUMN ICT), Telkom mencanangkan Smart City Nusantara. Yaitu, sebuah konsep penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk meningkatkan kenyamanan, keamanan, efisiensi dan kemampuan kerja dalam memberikan pelayanan yang keberlanjutan serta dapat meningkatkan kehidupan masyarakat dengan mengutamakan kearifan lokal daerah tersebut

Ini merupakan upaya mendorong percepatan pemanfaatan teknologi ICT untuk mewujudkan kota dan daerah yang lebih baik dalam segala aspek khususnya yang mewujudkan tata kelola pemerintah yang lebih baik dalam pelayanan publik serta sebagai bentuk dukungan transformasi digital di sektor Pemerintah Daerah.

"Telkom menyadari, mewujudkan kota cerdas merupakan sebuah kerja berkelanjutan yang mengedepankan aspek manfaat terhadap seluruh komponen kota dan daerah," tukasnya.

Untuk itu, tahapan implementasi Smart City Nusantara selalu didasarkan pada assessment painful problem, penentuan prioritas dan tahapan serta evaluasi atas manfaat implementasi tersebut dengan selalu mempertimbangkan karakteristik kota dan daerah di Indonesia yang berbeda satu sama lainnya.

Menurut Alfi, hingga kini, upaya-upaya pengembangan terus dilakukan untuk memperkuat positioningSmart City Nusantara dalam pengembangan smart city Indonesia. Semakin kompleksnya permasalahan dan tantangan perkotaan, tuntutan masyarakat akan pelayanan publik yang lebih baik, meningkatnya awareness pemerintah akan perlunya transformasi digital dalam mendukung peningkatan pelayanan publik, belum adanya standar baku implementasi smart city, banyaknya pemangku kepentingan pengembangan smart city, pesatnya dinamika perkembangan teknologi dan lain sebagainya adalah sebagian dari halohal yang terus diupayakan untuk dapat diakomodir dalam pengembangan Smart City Nusantara.

Sementara itu, Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi menyampaikan, selangkah lagi Kota Randang itu bersama Telkom, melakukan percepatan transformasi dalam membangun SPBE yang diharapkan dengan konsep IT yang baik dan andal demi melayani masyarakat.

"Menarik kembali sejarah awal kita membangun IT, awalnya kita berfikir saat Bidang E-Gov banyak mendapat tawaran vendor, namun melihat price listnya kita terkaget, maka disampaikanlah kepada jajaran agar mengembangkan IT secara kecil-kecilan dengan biaya murah," kata Riza.

Menurut Riza, Pemko Payakumbuh belum mampu jadi leading dalam urusan penganggaran di bidang IT. Bisa dilihat ada sekitar Rp40-50 miliar anggaran yang dialokasikan Pemko Surabaya. Sementara, Kota Payakumbuh saja, 1/10 nya tak sanggup, paling Rp2-3 miliar itu sudah hebat sekali.

"Kita akhirnya berfikir seperti mahasiswa, kita bikin server murah dan serba murah. Disampaikan pada Kominfo, cukup jadi yang mampu menghadirkan layanan berbasis IT dan mendukung OPD hingga kelurahan. Mobil orang Mercy, kita Kijang tapi sampai juga ke tujuan, semampunya kita buat," kata Riza.

Wali kota dua periode itu juga menambahkan, meski salah satu inovasi pelayanan publik di Kota Payakumbuh sudah mendapat penghargaan, tetapi masih ada kekurangan yakni terkait data masih belum terintegrasi, belum ada re-analisis yang lebih tajam.

"Namun, dengan adanya aplikasi Integrated Dashboar Smart Goverment ini kita bisa melihat ini secara IT, analisisnya bisa keluar secara digital. Jendela aplikasi diharapkan bisa memberi daya analitik yang baik dan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat," katanya.

Untuk itu, Riza berpesan kepada pejabat disetiap OPD, harus melek teknologi, jangan gaptek. Karena kedepan ada target yang akan dicapai bersama Telkom, Kota Payakumbuh menuju transformasi digital. Menurutnya, bila ada efisiensi dan efektifitas, maka disitu ada IT.

"Percuma keluar uang miliaran hingga triliunan tapi ndak ada dampaknya ke efisiensi dan efektifitas, mending manual saja."

"Bagi kita, bisa berdiri dengan platform tersendiri di dunia e-government sudah bagus, kalau bisa jangan sampai pakai vendor asing, terima kasih kami ucapkan kepada PT Telkom Indonesia yang telah bersinergi bersama kami memberikan pelayanan bagi masyarakat Kota Randang," pungkas Riza. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar