Bupati dan Wabup Sosialisasikan Jalan Dua Jalur Simpang Ampek- Pasaman Baru

Al Imran | Jumat, 31-12-2021 | 19:10 WIB | 2207 klik | Kab. Pasaman Barat
<p>Bupati dan Wabup Sosialisasikan Jalan Dua Jalur Simpang Ampek- Pasaman Baru<p>

Bupati Pasaman Barat, Hamsuardi didampingi Risnawanto (Wabup) dan jajaran, sosialisasikan rencana pembangunan jalan dua jalur dari bundaran Simpang Ampek hingga perempatan Pasaman Baru, Kecamatan Pasaman, di aula kantor bupati, Jumat. (robi irwan)

PASAMAN BARAT (31/12/2021) - Bupati Pasaman Barat, Hamsuardi dan Risnawanto (wakil bupati), memimpin sosialisasi pembangunan jalan dua jalur dari bundaran Simpang Ampek hingga perempatan Pasaman Baru, Kecamatan Pasaman, di aula kantor bupati, Jumat.

"Ini adalah sosialisasi silaturrahmi kita yang pertama, diskusi pembebasan dan perencanaan semacam ini tidak bisa sekali pertemuan. Hari ini, kita menampung aspirasi masyarakat dan akan kita bahas," ucap Hamsuardi.

Hadir dalam sosialisasi itu, Asisten 1, Setia Bakti, Joni Hendri (Asisten 2), Jhon Edwar (Kadis PUPR), Misnan (Camat Pasaman), jorong, tokoh masyarakat beserta stakeholder terkait lainnya.


Dikatakan Hamsuardi, kegiatan ini merupakan pertemuan pertama dalam rencana pembangunan jalan jalur dua dari ruas bundaran hingga perempatan Pasaman Baru.

Ia melanjutkan, sebagian besar masyarakat mendukung atas rencana pembangunan jalan jalur dua ruas tersebut. Lebih kurang 150 kepala keluarga (KK) yang terdampak dari pembangunan jalan sudah dihubungi dan rata-rata menyetujui adanya pembangunan.

"Masyarakat yang bersangkutan mendukung pembangunan ini, sisanya hanya teknisnya saja. Pertemuan kita ini akan berulang-ulang. Masalah kesepakatan harga dan sebagainya nanti ada tim yang ditunjuk pemerintah, semuanya transparan," ujarnya.

Ia meminta dukungan penuh dari masyarakat, khususnya yang terdampak dari rencana pembangunan tersebut. Tidak ada provokator, sebab pembangunan dilakukan untuk memperindah tatanan Pasbar.

Ia berharap, apa yang direncakan pemerintah daerah diberi jalan dan kemudahan oleh Allah SWT guna membangun Pasbar.

"Dalam pembangunan pasti ada untung ada rugi. Kita yakin, siapapun orangnya saat rumahnya digusur ia akan sedih. Insyaa Allah, semua rasa sedih itu akan hilang, dengan melihat sisi baik dari tujuan pembangunan kita ini," terangnya.

"Untuk itu, kita harapkan jangan sampai ada provokator. Kalau ada yang tidak mau, ya sudah cukup anda saja yang tidak mau. Jangan sampai memberikan pengaruh buruk sehingga orang lain juga ikutan tidak mau dan semua menjadi ricuh," katanya.

Di samping itu, Risnawanto mengucapkan terimakasih pada masyarakat yang mendukung pembangunan tersebut. Sosialisasi akan dilanjutkan dengan mendengarkan saran dan usulan dari masyarakat.

"Hari ini kami mengucapkan terimakasih, kami senang, kami bangga. Bersama masyarakat, ninik mamak, bundo kanduang dan semua pihak yang insyaallah akan cepat terwujud."

"Warga Simpang Empat, sehati, ikhlas, setuju, demi pembangunan Simpang Empat. Tidak ada keraguan tentang hal yang masyarakat usulkan kepada kami," ucapnya.

Ia menambahkan, hasil sosialisasi dan komunikasi yang terjalin sangat memuaskan bagi Pemkab Pasbar. Sosialisasi yang dilakukan hari ini, akan segera ditindak lanjuti. Lembaga independen yang ditunjuk akan transparan, sehingga masyarakat tidak memiliki keraguan kepada pemerintah.

Sementara itu, Bobi Santosa, salah seorang warga yang terdampak pembangunan mengatakan, setuju dan menyampaikan keluhan yang ia rasakan terkait akses jalan ke tempat usahanya.

"Kami semua, Insyaa Allah setuju, harapan kami kepada bapak bupati hanya meminta sedikit akses jalan untuk memindahkan usaha kami atau dibuka kan begitu. Jadi, jangan semua jalan tengah dibuat taman, tetap dibuatkan kami jalan ke tempat usaha kami," harap Bobi. (pl1)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar