Wako Padang Nilai Muhasabah di Malam Pergantian Tahun Bernilai Manfaat

Al Imran | Sabtu, 01-01-2022 | 13:27 WIB | 702 klik | Kota Padang
<p>Wako Padang Nilai Muhasabah di Malam Pergantian Tahun Bernilai Manfaat<p>

Wako Padang, Hendri Septa memantau pelaksanaan muhasabah di berbagai masjid dan kelurahan di Kota Padang secara virtual, Jumat malam. (humas)

PADANG (31/12/2021) - Wali Kota Padang, Hendri Septa pimpin kegiatan muhasabah (mengevaluasi diri) di momentum malam pergantian tahun 2021 menuju tahun 2022, Jumat malam. Dari rumah dinas wali kota, Hendri Septa memantau kegiatan berbagai lapisan masyarakat secara virtual, sejak pukul 20.00 WIB.

"Muhasabah ini digelar untuk memberikan banyak manfaat bagi warga di momentum malam pergantian tahun baru masehi. Tema muhasabah di malam pergantian tahun masehi, 'kita jadikan momentum untuk berhijrah jadi masyarakat madani'," ungkap Hendri Septa.

Hendri berharap ke seluruh warga, dapat memaknai pergantian tahun sebagai momentum untuk hijrah dan mengevaluasi diri untuk menjadi insan yang lebih baik lagi ke depan.


"Hijrah dalam hal ini yaitu berupaya agar kehidupan kita lebih baik lagi di tahun yang baru. Tentunya dengan tekad dan semangat yang baru, semoga hidup kita di tahun 2022, berubah dari yang belum baik menjadi baik dan lebih baik lagi. Sukses di dunia dan juga di akhirat," tukasnya.

Menurut Hendri, alasan digelarnya muhasabah di momen malam pergantian tahun masehi, dalam rangka mengantisipasi terjadinya kegiatan huru-hura dan aktifitas yang tak berguna di malam pergantian tahun. Begitu juga demi menghindari kerumunan yang dapat menyebabkan timbulnya penyebaran Covid19 di Kota Padang yang masih mewabah sampai saat ini.

"Insyaa Allah, melalui kegiatan muhasabah ini kita semua warga Kota Padang dapat mengevaluasi diri untuk menjadi insan yang lebih baik lagi. Daripada keluyuran dan huru-hara ga jelas, lebih bagus kita mengikuti muhasabah yang sangat baik bagi keberlanjutan hidup kita ke depan," tukasnya.

Sementara itu, pada saat yang sama, Gubernur Sumbar, H Mahyeldi mengatakan, momentum pergantian tahun atau pergantian hari sejatinya adalah momen untuk melakukan evaluasi bagi setiap manusia.

"Apa saja yang telah kita lakukan di tahun sebelumnya. Mana pekerjaan yang baik dan tidak baik agar kita evaluasi untuk disikapi dan diperbaiki ke depan. Insyaa Allah dengan muhasabah diri kita bisa menjadi insan yang lebih baik lagi ke depan," pesan Mahyeldi.

Diketahui, untuk zikir muhasabah di malam pergantian tahun masehi kali ini dipimpin Ustaz Mashuri dari Kantor Kemenag Padang. Kegiatan pun juga diselingi dengan peluncuran 'Padang Quran Center dan Gerakan Padang Berwakaf' serta pengukuhan Pengurus Masjid Agung Nurul Iman oleh Wali Kota Padang.

Acara pun semakin sempurna, karena juga ada tausiah dari Ketua DMI Padang, Maigus Nasir dengan tema ketahanan keluarga. Tak hanya itu, panitia penyelenggara yang juga didukung Baznas Padang dan pihak terkait lainnya juga menyediakan sesi quiz bagi peserta muhasabah.

Masing-masing pemenang yang mampu menjawab pertanyaan diberikan sejumlah doorprize menarik dengan hadiah utama dua unit sepeda lipat.

Selain dihadiri unsur Forkopimda dan kepala OPD dan stakeholder terkait di Kota Padang, kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Kantor Kemenag Padang, Edy Oktafiandy, Ketua MUI Padang, Japeri.

Sementara, warga Padang mengikuti kegiatan ini secara virtual di tiap-tiap masjid pada 104 kelurahan di 11 kecamatan se-Kota Padang. Begitu juga ada yang menyaksikannya dari tempat masing-masing baik secara live zoom dan live streaming di channel youtube KOMINFOTV Padang serta akun facebook Diskominfo Kota Padang. (vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar