Fadly Amran Doakan Program Limbago Adat Nan Salapan Diperhatikan Pusat

Al Imran | Kamis, 06-01-2022 | 17:06 WIB | 642 klik | Kota Padang Panjang
<p>Fadly Amran Doakan Program Limbago Adat Nan Salapan Diperhatikan Pusat<p>

Wako Padang Panjang, Fadly Amran menerima audiensi pengurus Limbago Adat Nan Salapan di Ruang VIP Balai Kota, Rabu. (kominfo)

PADANG PANJANG (5/1/2021) - Wali Kota Padang Panjang, Fadly Amran mengharapkan keberadaan Limbago Adat Nan Salapan, bisa memberi kontribusi positif bagi kehidupaan adat dan budaya di Sumatera Barat.

"Apapun programnya, selama itu berpengaruh positif bagi kepentingan masyarakat, kami dari kacamata pemerintah akan dukung," ungkap Fadly saat menerima audiensi pengurus Limbago Adat Nan Salapan di Ruang VIP Balai Kota, Rabu.

Fadly yang didampingi Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Yas Edizarwin berharap, dengan komunikasi yang baik, program dari Limbago Adat Nan Salapan juga dapat atensi dari pemerintah pusat.


Bukan Organisasi Adat

Erwin Amar dari Limbago Adat Nan Salapan menyampaikan latar belakang lahirnya lembaga ini, karena melihat moralitas, agama dan adat istiadat Minangkabau sudah sangat memprihatinkan, sebagaimana pendapat beberapa tokoh adat dan budayawan Minangkabau.

"Audiensi dengan Pak Wali Kota ini, guna bersinergi, bagaimana adat dan budaya bisa bangkit kembali di Sumatera Barat, termasuk di Padang Panjang," jelasnya.

Disebutkannya, Limbago Adat bukan organisasi adat, tetapi lembaga adat yang terbentuk pada 2017. "Pada 2021 kita mendapat persetujuan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Kita diminta gubernur untuk bersinergi dengan kabupaten/kota di Sumatera Barat," ungkapnya.

Ke depan, kata Erwin, pihaknya juga akan bersinergi dengan Kerapatan Adat Nagari (KAN). (ham)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Kabar Daerah

Berita Kota Padang Panjang