Pembangunan Gedung Tuntas

Masak di Sentra Rendang, jadikan Produk IKM Rendang Penuhi Standar HACCP dan GMP

Al Imran | Jumat, 07-01-2022 | 14:26 WIB | 73 klik | Kota Padang
<p>Masak di Sentra Rendang, jadikan Produk IKM Rendang Penuhi Standar HACCP dan GMP<p>

Wako Padang, Hendri Septa memimpin rapat tentang pematangan pembangunan Sentra Rendang bersama pelaku industri kecil menengah (IKM) Rendang, pelaku ekonomi kreatif serta OPD dan stakeholder terkait, Kamis. (humas)

PADANG (6/1/2022) - Wali Kota Padang, Hendri Septa mengatakan, hadirnya Sentra Rendang di ibu kota provinsi Sumbar ini, tak sekadar tempat produksi, pemasaran, pengembangan dan pelatihan buat seluruh IKM yang berhubungan dengan rendang.

"Sentra Rendang ini mesti dijadikan pusat tourism attraction. Juga diharapkan bisa jadi pusat penelitian, pengembangan dan pembelajaran terkait rendang bagi masyarakat terutama generasi muda kita," tegas Hendri sewaktu memimpin rapat tentang pematangan pembangunan Sentra Rendang bersama pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) Rendang, pelaku ekonomi kreatif serta OPD dan stakeholder terkait, Kamis.

Dikatakan Hendri yang didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Endrizal, Rumah Rendang ini termasuk dalam salah satu perwujudan visi-misinya, "Mewujudkan Kota Padang Sebagai Pusat Perdagangan dan Ekonomi Kreatif."


Sejak dilakukannya peletakan batu pertama pada 25 Mei 2021 lalu, pengerjaan Sentra Rendang Kota Padang kini sudah mendekati tuntas. Diketahui, pusat produksi dan pemasaran rendang ini dibangun di kawasan Lubuk Buaya, Kelurahan Lubuk Buaya, tepatnya belakang Kantor Camat Koto Tangah. Dibangun di atas lahan tanah seluas 5.112 meter persegi.

Pembangunannya terlaksana berkat Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dari Kementerian Perindustrian. Alhamdulillah, progres pembangunan gedungnya telah selesai sesuai waktu yang ditentukan. Terdiri atas pembangunan Gedung Promosi, Gedung Produksi, Gedung Kantor/UPTD dan Gedung Utilitas.

Untuk pekerjaan landscape yang terdiri atas Pagar, Area Parkir, Taman, Pos Jaga dan Area Bermain anak serta bangunan penunjang lainnya, akan dilanjutkan pembangunannya di tahun 2022 ini dengan menggunakan APBD Padang.

Dia berharap, akan ada pengolahan dan inovasi-inovasi baru dalam penyajian masakan rendang di Sentra Rendang tersebut nantinya.

"Kita tahu, rendang termasuk salah satu jenis makanan terlezat yang sudah mendunia. Maka itu, hadirnya sentra rendang ini juga diharapkan meningkatkan sektor perdagangan dan pariwisata," pungkasnya.

Sementara, Kepala Disnakerin Padang, Dian Fakri menyebutkan, pembangunan Sentra Rendang Kota Padang ini sejatinya merupakan bentuk upaya memfasilitasi masyarakat terutama para pelaku IKM rendang Kota Padang, untuk melakukan kegiatan di tempat produksi yang khusus dan memenuhi prinsip cara produksi pangan olahan yang baik.

"Masing-masing IKM Rendang, nantinya kita harapkan dapat mempergunakan ruang produksi sendiri dengan tata letak yang sebelumnya sudah mengaplikasikan prinsip-prinsip GMP sesuai dengan petunjuk dari Tim Teknis (Tenaga Ahli dari BPOM) yang sudah dilibatkan sejak awal penyusunan DED (Detail Enggineering Design)," terangnya.

"Sentra rendang juga akan menyediakan peralatan penunjang produksi yang bisa digunakan oleh IKM rendang," tambahnya.

Dikatakan Dian, tujuan lain dari hadirnya Sentra Rendang Kota Padang ini, bagaimana rendang yang dihasilkan IKM yang berproduksi di sentra rendang, menghasilkan produk yang sesuai dengan prinsip-prinsip Cara Produksi Olahan Pangan yang Baik, berstandar GMP (Good Manufacturing Practise) dan memiliki sertifikat HACCP (Hazard Analisis Critical Control Point), memiliki izin Edar MD serta bersertifikat halal dan memiliki kemasan yang baik.

"Dengan bantuan teknologi produksi rendang yang ada di sini, memungkinkan untuk memiliki peningkatan daya tahan produk yang lebih panjang, sehingga dapat memperluas pasar hingga ekspor."

"Kita berharap, Sentra Rendang ini juga menjadikan Kota Padang salah satu tujuan wisata kuliner dari wisatawan," harapnya.

Di dalam Sentra Rendang Kota Padang tersebut, ungkap dia, sesuai desainnya akan menyediakan beberapa fasilitas. Antara lain mulai dari gedung produksi, pengolahan dan promosi/pemasaran rendang. Selanjutnya gedung perkantoran, ruangan workshop, gudang dan bangunan utilitas serta fasilitas untuk kegiatan kepemudaan dan ekonomi kreatif lainnya.

"Demi memancing minat pengunjung/wisatawan, kita juga akan membuat area bermain bagi anak dan bermacam kegiatan hiburan. Begitu juga ada musala untuk tempat beribadah serta area parkir yang cukup luas."

"Alhamdulillah, dalam pelaksanaan pembangunan Sentra Rendang Kota Padang ini kita didukung Kementerian Perindustrian melalui DAK tahun anggaran 2021 sebesar Rp27 miliar dengan rincian biaya untuk pembangunan gedung, mesin peralatan, jasa konsultan pengawas, termasuk biaya rapat dan perjalanan dinas dalam daerah," terangnya.

"Kami tentu sangat bersyukur dan berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat mendukung pembuatan Sentra Rendang Kota Padang ini," harapnya.

Dalam rapat tersebut, juga hadir Plt Kepala Dinas Pariwisata, Raju Minropa serta Kabag Perekonomian dan SDA, Syahendri Barkah. (vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar