Harimau Sumatera Betina Masuk Perangkap Jebak di Palembayan

Al Imran | Rabu, 12-01-2022 | 17:44 WIB | 605 klik | Kab. Agam
<p>Harimau Sumatera Betina Masuk Perangkap Jebak di Palembayan<p>

Harimau Sumatera betina masuk perangkap jebak di Maur Hilir, Jorong Kayu Pasak Timur, Nagari Salareh Aie, Kecamatan Palembayan, dievakuasi BKSDA Sumbar ke Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dharmasraya (PRHSD) Yayasan Arsari Djojohadikusumo (YAD), Selasa. (humas)

AGAM (11/1/2022) - Seekor Harimau Sumatera yang masuk perangkap jebak di Maur Hilir, Jorong Kayu Pasak Timur, Nagari Salareh Aie, Kecamatan Palembayan, direhabilitasi ke Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dharmasraya (PRHSD) Yayasan Arsari Djojohadikusumo (YAD).

Satwa dilindungi berjenis kelamin betina itu, dievakuasi pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar ke PRHSD, Selasa.

"Hasil identifikasi awal diketahui harimau yang masuk perangkap itu berkelamin betina dengan usia sekitar 3 tahun," ungkap Kepala KSDA Resor Agam, Ade Putra, Rabu.


Secara fisik, terangnya, hasil pemeriksaan awal oleh tim medis, kondisi satwa sehat dan tidak terdapat luka atau cacat.

Proses evakuasi, lanjutnya, juga berjalan baik. "Kita masih dalam perjalanan menuju PRHSD saat ini," ungkap Ade.

Di PRHSD, kata dia, satwa akan menjalani observasi lebih dalam. Sampel darahnya, akan diambil untuk keperluan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut.

"Apabila hasil akhir pemeriksaan kesehatannya, satwa dinyatakan sehat, maka segera akan dilepaskan kembali ke habitatnya," papar Ade.

Untuk lokasi yang memenuhi kriteria pelepasan satwa, tambahnya lagi, masih dalam tahap survei saat ini.

Satwa dengan nama latin Panthera Tigris Sumatrae itu, diketahui kerap berkeliaran di permukiman warga Maur Hilir, Jorong Kayu Pasak Timur, sejak 30 November 2021 lalu.

Kemunculan si raja hutan ini kian meresahkan setelah teridentifikasi menyerang ternak sapi warga setempat.

BKSDA Resor Agam kemudian turun menangani konflik tersebut. Selama 40 hari berupaya, satwa akhirnya masuk perangkap jebak yang dipasang BKSDA di lokasi konflik pada Senin (10/1/2022) sekitar pukul 14.00 WIB.

"Untuk seluruh pihak yang terlibat, saya mengucapkan terimakasih atas bantuan yang telah diberikan mulai penanganan konflik sampai evakuasi satwa," tutup Ade. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar